61 putra-putri Papua terima beasiswa pendidikan Kemenag

61 putra-putri Papua terima beasiswa pendidikan Kemenag

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid (tengah) bersama Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan (kanan) memberikan keterangan pers usai meresmikan Kantor MUI Papua Barat di Manokwari, Jumat (21/8/2020). ANTARA/Toyiban/am.

Manokwari (ANTARA) - Kementerian Agama menggelontorkan program beasiswa pendidikan bagi 61 putra-putri Papua di Provinsi Papua Barat untuk memperkokoh kerukunan umat beragama di daerah tersebut.

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid di Manokwari, Jumat mengutarakan bahwa beasiswa pendidikan ini merupakan bagian dari program Aku Cinta Papua yang diluncurkan Menteri Agama Fachrul Razi belum lama ini.

"Pada program Aku Cinta Papua ada tiga bidang yang menjadi fokus Kementerian Agama. Diantaranya memperkuat FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) dan Penguatan pada nilai-nilai moderasi beragama," katanya.
Baca juga: Kemenag salurkan beasiswa Bidikmisi Rp482,5 miliar

Pada penguatan nilai-nilai moderasi beragama, Kemenag meluncurkan program beasiswa pendidikan. Peserta yang terpilih telah diberangkatkan untuk mengenyam pendidikan di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Zainut menyebutkan bahwa pada gelombang pertama ini difokuskan pada Perguruan Tinggi Kristen.

"Mereka akan mempelajari nilai-nilai agama yang moderat dan nilai-nilai cinta kasih. Untuk sementara ini baru 61 orang dan program ini akan terus kami lanjutkan kedepan," ucap Wamenag lagi.

Zainut bersyukur, kerukunan umat beragama di Papua Barat terjalin sangat bagus, hal itu terbukti dari hasil penelitian yang dilakukan Kemenag pada tahun 2019.
Baca juga: Beasiswa belajar ke Amerika Serikat diraih pelajar madrasah Pekanbaru

"Kerukunan beragama di Papua Barat terbaik di Indonesia. Dari penelitian yang kami lakukan, indeks kerukunan beragama di Papua Barat mendapat nilai tertinggi yakni 82,29 persen," katanya.

Tauhid mengharap kondisi ini terus dipertahankan untuk mendukung pembangunan yang dilakukan baik pemerintah daerah maupun pusat.

"Kami pun mengapresiasi upaya pemerintah daerah. Peran gubernur cukup besar dalam menjaga kerukunan umat beragama," ucapnya.

"Kami melihat program pemberdayaan pada bidang keagamaan yang dilakukan pemerintah daerah di Papua Barat cukup bagus. Mudah-mudahan pak gubernur bisa terus melanjutkan," ujarnya lagi.
Baca juga: Kemenag siapkan beasiswa 5.000 magister dan doktor luar negeri
Pewarta : Toyiban
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020