Tantangan Jakcloth beralih dari jualan offline ke online

Tantangan Jakcloth beralih dari jualan offline ke online

Ilustrasi kerjasama Jakcloth dan Tokopedia (ANTARA/Instagram @jakcloth)

Jakarta (ANTARA) - Sejak pandemi COVID-19 berlangsung, festival clothing line atau yang dikenal dengan Jakcloth terpaksa menghentikan seluruh kegiatannya, namun berkat adanya jualan online, usaha mereka bisa tetap berjalan.

Pendiri Jakcloth, Ucok Nasution mengatakan ada sekira 500 brand yang terdaftar sebagai anggota Jakcloth. Mereka pun mengandalkan penjualan offline melalui beberapa festival yang diadakan Jakcloth secara rutin, namun karena pandemi 500 brand tersebut terpaksa berhenti produksi.

"Ini sangat berdampak buat kita, sampai teman-teman harus ada yang dirumahkan karena tidak bisa produksi. Kita ada tur Jakcloth di 28 kota, baru dua yang terlaksana sisanya kita batalkan," ujar Ucok dalam "Semangat Baru Talk Show" di Tokopedia Play Fest, Senin.

Baca juga: Banyak warganet Indonesia belum pernah belanja online

Baca juga: Kiat berbelanja aman di Harbolnas


Jakcloth pun akhirnya beralih jualan secara online, mereka juga menjalin kerjasama dengan Tokopedia, bahkan melaksanakan festival belanja secara daring.

"Alhamdullilah kita bisa bertahan dan produksi lagi. Tapi dari situ ada hikmahnya, dari yang enggak melek online jadi melek. Karena dulu kita mikir gimana ngurusin online, offline aja barang habis mulu. Pembeli yang enggak berada di kota-kota yang kita datangi juga sekarang bisa dapat barangnya," kata Ucok.

Biasa berjualan secara offline, Jakcloth pun memiliki tantangan yang cukup besar saat beralih ke online. Salah satunya adalah harus rajin menjelaskan kepada calon pembeli mengenai detail produk yang ditawarkan.

"Kalau offline konsumen enggak banyak nanya, pegang, lihat sablon, langsung transaksi. Online ini knowledge buat pembeli harus dijelasin secara detail, ukuran, sablonnya apa. Awalnya memang capek, sama rajin-rajin membalas chat, itu tantangannya," ujar Ucok.

Kehadiran Jakcloth selalu dinanti anak-anak muda, untuk itu saat mengadakan Indonesia Bangkit Online Festival bersama Tokopedia, antusiasnya pun luar biasa. Ucok memberi sedikit bocoran bahwa hingga Desember, dia sudah menyiapkan beberapa festival.

"Kita berencana gelar empat series, dua series kemarin alhamdullilah bisa membuat teman-teman bertahan dan produksi lagi, tapi kita belum bisa bocorkan yang ketiga dan keempat akan seperti apa," kata Ucok.

Baca juga: Berbagi inspirasi melalui Tokopedia Play Fest

Baca juga: Vierratale hingga HiVi! ramaikan Playfest 2020

Baca juga: Tantri Kotak : syarat nonton Kotak jangan panggil kami tante dan om
Pewarta : Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020