Mukomuko kerja sama kelola pariwisata dalam hutan

Mukomuko kerja sama kelola pariwisata dalam hutan

Salah satu objek wisata pantai di Kabupaten Mukomuko.(Foto Dok.Antarabengkulu.com)

Mukomuko (ANTARA) - Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menjalin kerja sama dengan pihak kehutanan dalam pengelolaan potensi kekayaan alam dalam kawasan hutan menjadi objek wisata andalan di daerah ini.

“Untuk pengelolaan objek wisata dalam kawasan hutan kita kerja sama dengan kehutanan,” kata Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Mukomuko Yulia Reni di Mukomuko, Ahad (16/8).

Ia mengatakan hal itu terkait dengan banyak potensi kekayaan alam seperti air terjun, tempat tumbuh bunga bangkai yang berada dalam kawasan hutan produksi dan terbatas di daerah ini yang belum dikelola dengan maksimal.

Selama ini sejumlah kekayaan alam seperti air terjun dalam kawasan hutan di daerah ini menjadi tujuan wisata bagi wisatawan baik yang berasal dari dalam maupun dari luar daerah tersebut.

Untuk itu, instansinya berencana mengembangkan berbagai potensi kekayaan alam dalam kawasan hutan produksi dan terbatas menjadi objek wisata di daerah ini pada Tahun 2021.

Instansinya berencana pada tahap pertama ini akan mengembangkan potensi kekayaan alam menjadi objek wisata dalam kawasan hutan yang letaknya strategis atau yang akses jalan masuk ke lokasi mudah dijangkau.

Karena hampir mayoritas kekayaan alam dalam hutan di daerah ini yang berpotensi menjadi objek wisata sulit dijangkau atau tidak adanya akses jalan untuk kendaraan yang masuk.

Untuk itu, ia mengatakan, pihaknya akan melibatkan pihak kehutanan dari Kantor Kesatuan Pengelolaan hutan produksi di daerah ini untuk melakukan pendataan objek wisata dalam hutan ini.

Terkait dengan izin pemanfaatan kekayaan alam dalam kawasan hutan di daerah ini menjadi objek wisata, ia mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak kehutanan terkait dengan hal itu.

 
Pewarta : Ferri Aryanto
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020