Ratusan nelayan membantu pencarian korban nelayan jatuh ke laut

Ratusan nelayan membantu pencarian korban nelayan jatuh ke laut

Masyarakat nelayan bergerak bersama tim Basarnas gabungan ikut mencari nelayan yang jatuh ke laut (Foto: ANTARA/sarjono)

Kendari (ANTARA) - Ratusan orang nelayan menggunakan 40 unit longboat dikerahkan ikut mencari korban Muhammadong (35) yang jatuh ke laut saat mencari ikan di perairan Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Kepala Kantor Basarnas Kendari Aris Sofingi di Kendari, Sabtu mengatakan pencarian hari ke-4 diperluas dengan membagi empat sektor, meliputi bagian Utara lokasi kecelakaan, arah Barat, wilayah Selatan lokasi kecelakaan dan menyisir pesisir selatan lokasi kecelakaan hingga ke Boepinang.

"Hari ke-3 difokuskan sebelah utara lokasi kecelakaan mengingat arah arus dan angin mengarah ke Utara hingga 20 mil laut persegi tetapi masih nihil, sehingga hari ini diperluas empat sektor," kata Aris.

Kantor Basarnas menerima informasi kecelakaan dari pemilik bagang Jusman dari lokasi kecelakaan pantai Desa Timbala sekitar 1 Nautical Mile.

Pada pukul 05.18 Wita tim rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju lokasi kecelakaan menggunakan satu unit rescue car yang membawa satu unit rubber boat beserta peralatan pendukung keselamatan.

Jarak tempuh sekitar 75, 8 KM dari Pos SAR Kolaka.

Baca juga: Total 95 penumpang KM Marina ditemukan

Baca juga: SAR temukan nelayan hilang di Teluk Kendari dalam kondisi meninggal

 
Tim Basarnas gabungan dan masyarakat nelayan menerima pengarahan sebelum melakukan pencarian (Foto: ANTARA/sarjono)


Cuaca di sekitar lokasi kecelakaan berawan, tinggi gelombang 0,5 - 1,25 meter, arah angin Timur - Selatan dengan kecepatan angin 10 - 20 Knot.

Pada 10 Agustus 2020 pemilik bagang Jusman bersama enam orang rekannya termasuk korban Muhamadong pergi melaut ke bagang apung 02 disekitar perairan Timbala Kecamatan, Poleang Barat Kabupaten Bombana.

Pada 12 Agustus dini hari sekitar pukul 00.08 wita saat memutar bagang, korban terlilit tali lanjar dan terjatuh ke laut.

Pada pukul 08.35 Wita tim rescue Pos SAR Kolaka tiba di lokasi, langsung berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan pencarian terhadap korban.

Adapun tim SAR gabungan yg terlibat pada hari Ke- 4 adalah Rescuer Pos SAR Kolaka enam orang, Babinsa Desa Timbala 1satuorang, Polsek Raka II Bombana dua orang, SAR USN Kolaka lima orang dan masyarakat nelayan 120 orang.

Baca juga: 14 wisatawan dievakuasi dari kapal bocor di Kolaka

Baca juga: Kapal nelayan mati mesin di perairan Kolaka-Sultra dievakuasi tim SAR


Pewarta : Sarjono
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020