Tidak ada penambahan kasus baru positif COVID-19 di Sulteng

Tidak ada penambahan kasus baru positif COVID-19 di Sulteng

Pedagang menggunakan alat pelindung diri saat kegiatan pasar murah di halaman kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Sulawesi Tengah di Palu, Sulawesi Tengah, Senin (29/6/2020). Berbagai kegiatan dengan melibatkan banyak orang mulai digelar di Kota Palu di tengah pandemi COVID-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/wsj.

Palu (ANTARA) - Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah Moh Haris Kariming menyatakan tidak ada penambahan kasus baru positif COVID-19 di Sulteng beberapa hari terakhir.

"Beberapa hari terakalhir sampai hari ini tidak ada penambahan kasus baru positif COVID-19 di Sulteng. Ini suatu keberuntungan. Jumlah pasien positif COVID-19 yang menjalani isolasi masih tetap 14 orang, 195 orang dinyatakan sembuh dan tujuh orang meninggal dunia," kata Haris Kariming di Palu, Senin.

Baca juga: Sulawesi Tengah nihil penambahan kasus baru positif COVID-19

Mereka, lanjut Haris, menjalani isolasi secara mandiri dan di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah setempat.

Sebanyak 14 orang itu antara lain 10 orang di Kabupaten Banggai menjalani isolasi mandiri, satu orang di Morowali Utara (Morut) menjalani isolasi mandiri.

"Tiga orang di Palu masing-masing satu orang menjalani isolasi mandiri yang dan dua orang diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Madani," ujarnya.

Baca juga: Bertambah dua, pasien COVID-19 Sulteng yang sembuh jadi 194 orang

Baca juga: Dua dosen Universitas Tadulako Palu positif COVID-19


Ia berharap kasus positif COVID-19 di Sulteng terus berkurang dan seluruh pasien dapat sembuh seiring dengan berbagai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten untuk memutus mata rantai penularan dan penyebaran virus tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat agar mendukung tim surveilans dinas kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.

"Langkah tersebut sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng," tambahnya.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Sulteng jadi 185 orang

 
Pewarta : Muhammad Arshandi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020