Kemenag: 284 masjid akan laksanakan Shalat Id

Kemenag: 284 masjid akan laksanakan Shalat Id

Kepala Kemenag Rejang Lebong, H Lapulangi. (Foto dok.Antarabengkulu.com)

Rejang Lebong (ANTARA) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, menyebutkan sebanyak 284 masjid dan mushola di wilayah itu akan melaksanakan Shalat Idul Adha berjamaah.

Kepala Kemenag Rejang Lebong, H Lapulangi didampingi Kasi Binmas Islam, Suhardihirol di Rejang Lebong, Kamis, mengatakan pelaksanaan Shalat Idul Adha, Jumat besok (31/7), akan dilaksanakan umat Muslim tersebar dalam 156 desa dan kelurahan.

"Ada 284 masjid dan mushola yang akan melaksanakan Shalat Idul Adha berjamaah, selain itu juga ada dua masjid yang melaksanakan Shalat Id di lapangan," kata dia.

Baca juga: Shalat Idul Adha di Balai Kota Jakarta terbatas hanya untuk 500 orang

Baca juga: Masjid Agung Palembang batasi jamaah Shalat Id 3.000 orang


Untuk masjid yang akan melaksanakan Shalat Id di lapangan tersebut tambah dia, adalah Masjid Al Jihad di Kecamatan Curup dan Masjid Muhajirin di Dusun Curup, Kecamatan Curup Utara.

Pada pelaksanaan Shalat Id 1441 Hijriah yang saat ini masih kondisi darurat COVID-19 kata dia, harus mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran COVID-19, hal ini sesuai dengan edaran Menteri Agama No.18/2020, tentang pelaksanaan Shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban.

"Protokol kesehatan yang harus diterapkan ini seperti penggunaan masker, membawa perlengkapan ibadah sendiri, menjaga jarak minimal 1 meter, penyiapan tempat cuci tangan, dilakukan pemeriksaan suhu tubuh," ujar dia.

Sementara itu, untuk pelaksanaan takbir keliling malam lebaran seperti pada tahun-tahun sebelumnya kata dia, pada tahun ini ditiadakan karena berpotensi menimbulkan kerumunan orang banyak dan melanggar protokol kesehatan.*

Baca juga: Warga zona merah COVID-19 diimbau Shalat Idul Adha di rumah

Baca juga: MUI Medan perbolehkan Shalat Idul Adha berjamaah
Pewarta : Nur Muhamad
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020