Kemarin, DPRD DKI ditutup hingga kasus COVID-19 Jakarta tembus 20 ribu

Kemarin, DPRD DKI ditutup hingga kasus COVID-19 Jakarta tembus 20 ribu

Petugas menyemprotkan cairan disinfektan di ruang sidang paripurna DPRD DKI Jakarta, Rabu (29/7/2020). Penyemprotan tersebut bertujuan untuk menekan penularan COVID-19 di lingkungan perkantoran dan pemerintahan. Sebelumnya, seluruh gedung DPRD DKI Jakarta dinyatakan ditutup sementara dan direncanakan beroperasi kembali pada Senin (3/8) mendatang, terkait dengan adanya salah satu anggota DPRD dan karyawan yang terpapar COVID-19. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/hp.

Jakarta (ANTARA) - Beragam berita dan peristiwa di Kota Metropolitan Jakarta terjadi pada Rabu (28/7) mulai dari gedung DPRD DKI ditutup karena COVID-19 hingga prediksi peningkatan arus lalu lintas jelang Idul Adha 1440 Hijriah/2020.

Berikut Redaksi Metropolitan Kantor Berita LBKN ANTARA merangkum berita kemarin yang masih relevan untuk dibaca Kamis pagi ini. Klik selengkapnya untuk membaca lebih lanjut

1. DPRD DKI ditutup lima hari karena ditemukan kasus positif COVID-19

Gedung DPRD DKI Jakarta kembali ditutup selama lima hari mulai Rabu sampai Ahad (2/8) karena ditemukan kasus positif COVID-19 pada anggota dewan, staf Sekretariat DPRD dan Petugas Jasa Layanan Perorangan (PJLP) Sekretariat DPRD.

Hal tersebut dipastikan dengan adanya surat pemberitahuan penutupan yang ditandatangani Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi kepada pimpinan dan anggota DPRD DKI Jakarta. Isinya akan ada sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan.

Selengkapnya di sini

2. Polisi perkirakan peningkatan arus lalu lintas selama Idul Adha

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memperkirakan peningkatan arus lalu lintas selama berlangsungnya perayaan Hari Raya Idul Adha di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

"Kita perkirakan pada hari Kamis sore (30/7) sudah ada peningkatan arus lalin untuk mudik serta arus balik pada Ahad siang sampai dengan Ahad malam (2/8)," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Mako Polda Metro Jaya, Rabu.

Selengkapnya di sini

3. Tembus 20.000 kasus, penambahan kasus COVID-19 Jakarta catatkan rekor

Dinas Kesehatan DKI Jakarta, menyebutkan, Rabu 29 Juli 2020 ini kasus positif COVID-19 di Jakarta mencapai 20.470 kasus atau mengalami peningkatan 584 orang dibandingkan hari sebelumnya sebanyak 19.886 kasus, yang menjadikannya pertambahan tertinggi sejak pandemi mulai merebak.

"Rinciannya, 377 kasus (64 persen) dari 'passive case finding' atau orang yang mendatangi RS/Klinik/Lab; 140 kasus (24 persen) dari pelacakan kontak (contact tracing) kasus sebelumnya dan 67 kasus (12 persen) dari penemuan kasus aktif (active case finding)," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani di Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini

4. TurunTangan dan KitaBisa bayar kontrakan 500 warga Jabodetabek

Gerakan TurunTangan dan KitaBisa.com berkolaborasi melakukan gerakan sosial #BayarinKontrakan bagi warga miskin dan rentan miskin terkena dampak pandemi COVID-19 di wilayah Jabodetabek, dengan cara membantu membayarkan sewa kontrakan atau indekos 500 warga.

"Gerakan ini sederhana saja, ingin membuat warga tenang dalam menghadapi masa-masa krisis seperti ini," kata Pemimpin Gerakan "BayarinKontrakan", Muhammad Husnil di Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini

5. Polda Metro siapkan 3.327 personel kawal perayaan Idul Adha

Polda Metro Jaya telah menyiapkan sebanyak 3.327 personel gabungan untuk mengawal jalannya perayaan Hari Raya Idul Adha di Jakarta dan sekitarnya.

"Polda Metro Jaya menyiapkan sekitar 3.327 personel dengan kekuatan 3.105 personel Polda. Polres kemudian ada bantuan TNI, Kodam Jaya 100 personel, Pemda baik itu Satpol PP, Dishub, Damkar dan Dinkes ada 122 personel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu.

Selengkapnya di sini
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020