Kasus baru positif COVID-19 di DIY didominasi pasien dari Bantul

Kasus baru positif COVID-19 di DIY didominasi pasien dari Bantul

Petugas beraktivitas di Laboratorium Virologi Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Yogyakarta. (FOTO ANTARA/Luqman Hakim)

Yogyakarta (ANTARA) - Pasien asal Kabupaten Bantul mendominasi tambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan jumlah 15 orang, dari total 23 kasus baru positif COVID-19 pada Jumat (24/7) 2020.

"Hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif pada hari ini tanggal 24 Juli 2020 terdapat tambahan 23 kasus positif, sehingga total kasus positif COVID-19 di DIY menjadi sebanyak 519 kasus," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19, Berty Murtiningsih melalui keterangan resmi di Yogyakarta, Jumat.

Berty menyebutkan 15 pasien asal Bantul terdiri atas pasien kasus 501, laki-laki, 57 tahun hasil skrining karyawan kesehatan; kasus 502, laki-laki, 54 tahun skrining karyawan kesehatan; kasus 503, perempuan 21 tahun kontak kasus 430; kasus 504, perempuan, 36 tahun skrining karyawan kesehatan; kasus 505, laki-laki, 23 tahun kontak kasus 386; kasus 506 : Laki laki, 51 tahun kontak kasus 386; kasus 507, perempuan, 64 tahun kontak kasus 355.

Berikutnya, pasien kasus 508, laki-laki, 16 tahun; kasus 509, perempuan, 19 tahun; kasus 510, perempuan, 15 tahun perjalanan dari Jakarta; kasus 511, perempuan, 30 tahun kontak kasus 367; kasus 512, laki-laki, 4 tahun; kasus 513, perempuan, 12 tahun; kasus 514, perempuan, 6 tahun kontak kasus 423; serta kasus 523, laki-laki, 55 tahun dalam penelusuran.

Empat pasien lainnya dari Sleman yakni kasus 515, laki-laki, 21 tahun kontak kasus 415; kasus 516, perempuan, 81 tahun masih dalam penelusuran kontak; kasus 517, perempuan, 48 tahun dalam penelusuran kontak, serta kasus 519, perempuan, 37 tahun skrining karyawan kesehatan Sleman.

Dua pasien dari Kota Yogyakarta yakni kasus 518, laki-laki, 47 tahun skrining karyawan kesehatan Sleman; kasus 521, laki-laki, 24 tahun dalam penelusuran kontak, serta dua pasien asal Kulon Progo yakni kasus 520, perempuan, 53 tahun kontak kasus 369; dan kasus 522, laki-laki, 38 tahun dari Kalimantan Timur.

Berty juga mencatat tambahan satu kasus sembuh dari COVID-19 yakni pasien kasus 187, laki-laki, 20 tahun asal Sleman.

Selain itu, berdasarkan laporan rumah sakit tercatat tiga pasien dalam pengawasan (PDP) berjenis kelamin laki-laki yang meninggal dunia yakni pasien berusia 52 tahun asal Sleman riwayar penyakit diabetes mellitus (DM) , pasien berusia 75 tahun asal Bantul riwayat penyakit ginjal, serta pasien berusia 59 tahun asal Gunungkidul riwayat penyakit DM.

Data Pemda DIY menyebutkan total orang dalam pemantauan (ODP) di DIY hingga Jumat (24/7) mencapai 8.260 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) yang sudah diperiksa terkait dengan COVID-19 (dengan tes swab) tercatat 2.265 orang.

Dari jumlah PDP tersebut, 1.572 orang di antaranya dinyatakan negatif corona, 519 orang positif di mana 337 orang di antaranya sembuh, dan 15 meninggal, sedangkan yang masih menunggu hasil 174 orang dengan 37 di antaranya telah meninggal, demikian Berty Murtiningsih.

Baca juga: Dua pedagang positif COVID-19, Pasar Sungapan di Bantul-DIY ditutup

Baca juga: Peta zona risiko penularan COVID-19 DIY dipetakan secara rinci

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di DIY naik 244 orang dari klaster penjual ikan
Pewarta : Luqman Hakim
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020