PDI Perjuangan manfaatkan teknologi digital dalam kegiatan partai

PDI Perjuangan manfaatkan teknologi digital dalam kegiatan partai

Tangkapan layar Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat konferensi pers secara virtual di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Jumat (17/7/2020). (ANTARA/Syaiful Hakim)

Jakarta (ANTARA) - PDI Perjuangan terus memanfaatkan teknologi digital dalam setiap kegiatan partai, termasuk pendidikan calon pimpinan kepala daerah yang diusung partai sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

"Aktivitas kepartaian selama pandemi tidak pernah berhenti. Selama COVID-19 berbagai bentuk gotong royong untuk rakyat dilakukan," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Megawati: Calon kepala daerah PDIP harus miliki "fighting spirit'

Hasto juga menyebut rapat DPP partai selalu dilakukan seminggu dua kali secara daring.

"Peringatan Bulan Bung Karno yang dilakukan dengan penuh antusiasme dan melibatkan para pemuda Indonesia juga dilakukan dengan memanfaatkan teknologi IT. Bahkan wayangan secara daring yang dilakukan Badan Kebudayaan Nasional Partai mencapai rekor penonton terbanyak, melebihi 1,7 juta orang," ungkapnya.

Hasto juga menyebut pengumuman calon kepala daerah (Cakada) 2020 pun secara daring dan dalam waktu dekat, PDI Perjuangan juga akan meresmikan sejumlah kantor partai dengan cara yang sama.

Hasto menilai teknologi justru membuka ruang yang begitu luas bagi kader partai dalam menjalani semangat gotong royong, termasuk dalam hal pendidikan kepada kader partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri itu.

Baca juga: Megawati ingatkan calon kepala daerah PDIP tak berleha-leha

"Atas dasar hal tersebut, maka Sekolah Para Calon Kepala dan Wakil Kepala Daerah akan diadakan secara daring. PDI Perjuangan memiliki narasumber dalam berbagai disiplin ilmu, dari ideologi Pancasila hingga strategi pemenangan pemilu," katanya.

Hasto menambahkan, dalam waktu yang tidak terlalu lama, PDI Perjuangan juga akan meresmikan sejumlah kantor partai secara daring.

"Kantor partai penting sebagai rumah rakyat, pusat pendidikan politik partai, pusat kebudayaan guna memperkuat kepribadian bangsa yang penuh dengan nilai spiritualitas, rasa cinta pada tanah air, toleransi, dan menyatunya alam rasa dan alam pikir. Apa yang dilakukan oleh PDI Perjuangan tidak terlepas dari apa yang disampaikan oleh Bung Karno, bahwa Partai harus mendorong penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi," jelas Hasto.

Baca juga: PDIP gelar sekolah partai secara daring
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020