Pemda Jayapura manfaatkan RT/RW Tangguh tahan penyebaran COVID-19

Pemda Jayapura manfaatkan RT/RW Tangguh tahan penyebaran COVID-19

Tangkapan layar Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano (kanan) dan Bupati Jayapura Matius Awoitauw dalam diskusi yang dipandu dari Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (18/7/2020) (ANTARA/Prisca Triferna)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura di Papua memanfaatkan Kampung Tangguh dan RT/RW Tangguh untuk menahan penyebaran COVID-19 di tingkat akar rumput dengan mendorong masyarakat melakukan tindakan pencegahan.

"Saya upayakan partisipasi masyarakat secara mandiri melakukan pencegahan dan penanganan pandemi COVID-19," kata Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano dalam diskusi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang dipandu dari Graha BNPB Jakarta pada Sabtu.

Baca juga: Wali Kota Jayapura: Persediaan hazmat di sejumlah RS menipis

Salah satu langkah yang diambil masyarakat adalah menjaga pintu masuk ke setiap wilayah untuk menjaga masuk keluar warga dan dilengkapi dengan tempat mencuci tangan. Warga, kata dia, wajib mencuci tangan dan memakai masker di wilayah tersebut.

Wali Kota mengatakan pemuda di beberapa RT/RW di Jayapura juga menyebarkan sosialisasi informasi terkait COVID-19 di beberapa media sosial dan situs video untuk memutus penyebaran penyakit yang menyerang sistem pernapasan itu.

Baca juga: Jumlah pasien COVID-19 Kota Jayapura bertambah jadi 1.442 orang

Hal serupa juga terjadi di Kabupaten Jayapura. Bupati Jayapura Matius Awoitauw mengatakan masyarakat di tingkat RT/RW yang memiliki peranan dalam melakukan karantina mandiri wilayah.

"Sangat berperan dan mereka harus bertanggung jawab terhadap (wilayahnya). Karena itu orang kan keluar masuk tidak boleh, kecuali petugas yang diberi kartu ID," kata Matius dalam diskusi yang dilakukan virtual tersebut.

Baca juga: Tenaga kesehatan positif COVID-19 bertambah, RS Provita ditutup

RT/RW berperan dalam distribusi makanan dan logistik dijalankan agar masyarakat tetap bisa menjalankan karantina selama 14 hari.

Menurut data terbaru Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 nasional, sampai dengan Jumat (17/7) Provinsi Papua mencatat 2.496 total kasus positif dengan 1.196 pasien sembuh dan 26 orang meninggal dunia.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 Kota Jayapura bertambah jadi 1.248 orang

Baca juga: 119 pasien COVID-19 di Kabupaten Jayapura dinyatakan sembuh
Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020