Siswa di Belitung masuk sekolah 30 persen dengan protokol kesehatan

Siswa di Belitung masuk sekolah 30 persen dengan protokol kesehatan

Proses belajar mengajar tatap muka di sekolah di Belitung di tengah pandemi COVID-19 (babel.antaranews.com/kasmono)

Belitung,Babel (ANTARA) - Sejumlah siswa tingkat SD dan SMP di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kembali masuk sekolah bergilir, 30 persen, dengan menerapkan protokol kesehatan penanganan COVID-19.

"Hari ini 13 Juli, kegiatan tatap muka di sekolah kembali dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan COVID-19," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Belitung, Junaidi di Tanjung Pandan, Senin.

Menurut dia, di tengah pandemi COVID-19 Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah dilaksanakan dengan kehadiran peserta didik sebanyak 30 persen saja.

"Jadi kehadiran murid hanya 30 persen sehingga kondisi di kelas itu cukup jauh lengang dibandingkan hari-hari biasa," ujarnya.

Baca juga: Mempersiapkan era normal baru di sekolah

Baca juga: Dirjen ingatkan siswa agar SMK jangan jadi pilihan kedua


Ia menjelaskan, aktivitas KBM di tingkat Sekolah Dasar dimulai pada pukul 07:30 WIB - 10:00 WIB sedangkan di tingkat SMP dimulai pukul 07:30 - 11: 00 WIB.

Selain itu, pihaknya juga mengatur hari masuk sekolah secara bergantian antar masing-masing kelas sehingga tidak terjadinya kerumunan.

"Untuk kegiatan ekstrakulikuler belum ada saat ini hanya kepada pengenalan lingkungan sekolah," katanya.

Ia meyakini, dengan mematuhi protokol kesehatan penanganan COVID-19 maka aktivitas KBM di sekolah dapat berjalan dengan aman dan lancar.

"Kami juga akan berkoordinasi dengan Bupati Belitung selaku ketua gugus tugas untuk meminta masukan apakah kegiatan ini dapat dilanjutkan atau tidak," ujarnya.*

Baca juga: Kemendikbud: Pembolehan masuk sekolah di zona hijau sangat selektif

Baca juga: Risma minta masukan guru agar pelajar Surabaya bisa sekolah lagi
Pewarta : Kasmono
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020