Pasien positif COVID-19 di Barito Utara bertambah dua orang

Pasien positif COVID-19 di Barito Utara bertambah dua orang

Dokumen - Tenaga medis mempersiapkan kamar di isolasi COVID-19, Senin (18/5/2020). ANTARA/Yulius Satria Wijaya

Muara Teweh (ANTARA) - Pasien positif COVID-19 di Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantan Tengah kembali bertambah dua orang dan kini dirawat di RSUD Muara Teweh.

"Hari ini pasien yang konfirmasi positif COVID-19 kembali bertambah, berinisial tuan IS usia 43 tahun dan nona TA umur 21 warga Kelurahan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Barito Utara H Siswandoyo di Muara Teweh, Minggu.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 melarikan diri di Bangkalan

Menurut dia, kedua warga ini merupakan hasil pelacakan saat dilakukan tes cepat (rapid test) yang dinyatakan reaktif pada Selasa (30/6), tuan IS merupakan suami dari nyonya BH yang sudah dinyatakan positif terjangkit virus corona. Sementara nona TA adalah pegawai satu kantor dengan tuan IS.

"Dengan bertambahnya dua orang ini maka secara kumulatif pasien positif COVID-19 di daerah ini sebanyak 19 orang dan pasien dalam perawatan 12 orang, sembuh lima orang dan dua meninggal dunia," kata Siswandoyo yang juga menjabat Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara ini.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di Sumut bertambah 44 orang lagi

Bupati Barito Utara H Nadalsyah selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 kabupaten setempat mengajak semua pihak untuk tetap semangat, tetap fokus, waspada dan jangan lengah untuk tetap berusaha semaksimal mungkin untuk memutus mata rantai penularan COVID-19 di daerah ini.

"Saya minta masyarakat di daerah ini tetap tenang, waspada dan jangan panik, patuhi arahan pemerintah dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan," kata dia.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di NTT bertambah 2 menjadi 121 orang

Wajib gunakan masker bila keluar rumah, jangan bepergian bila tidak sangat penting, jaga jarak, hindari kerumunan, hindari kontak fisik, termasuk berjabat tangan, sering cuci tangan dengan sabun pakai air mengalir, perilaku hidup bersih dan sehat.

Guna meningkatkan imunitas, makan makanan bergizi, minum suplemen dan beraktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari di rumah saja.

"Jangan memberi stigma negatif kepada penderita dan berikan dukungan dan kasih semangat kepada mereka, karena yakinlah COVID-19 dapat disembuhkan," ujar Nadalsyah.
Pewarta : Kasriadi
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2020