Dokter hewan berbagi kiat merawat kucing lokal

Dokter hewan berbagi kiat merawat kucing lokal

Peserta menunjukkan kucing peliharaannya saat kontes kostum kucing bertema busana khas Bali di kawasan Kuta, Badung, Bali, Sabtu (26/10/2019). (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)

Jakarta (ANTARA) - Hewan peliharaan bisa jadi teman sekaligus sahabat yang menemani kegiatan Anda sehari-hari. Tak cuma harus diberi makan secara teratur, ada hal-hal lain yang harus diperhatikan ketika Anda memutuskan untuk merawat hewan, termasuk kucing lokal.

Dokter hewan Ramzi dalam webinar Peduli Kucing Sekitar Kita yang dikutip ANTARA, Sabtu, berbagi kiat merawat kucing lokal sebagai hewan kesayangan untuk para pencinta "anak-anak bulu".

1. Perhatikan kondisi kesehatan kucing
Relawan pecinta satwa yang tergabung dalam Cat Lover Peduli COVID-19 mengikuti pengobatan gratis untuk kucing saat acara Kenduri Satwa di Galeri Joli Jolan Solo, Jawa Tengah, Sabtu (13/6/2020). (ANTARA FOTO/Maulana Surya)


Kucing lokal juga mesti dapat perawatan kesehatan yang laik, sama seperti kucing ras. Dokter Ramzi mengingatkan pentingnya memberikan vaksinasi lengkap, rutin dan berkelanjutan untuk kucing. Selain itu berikan obat cacing secara berkala, minimal tiga bulan sekali.

"Manifestasi cacing pada kucing lokal sangat tinggi karena kebiasaan buruk seperti makan sembarangan," kata Ramzi menjelaskan.

Cacingan pada kucing bisa menular kepada kucing lain, bahkan bisa juga kepada manusia.

Selain itu, berikan vitamin secara berkali karena hewan pun perlu zat tambahan selain dari pakan yang diberikan. Tak semua kucing lokal punya daya tahan tubuh yang tinggi, sehingga pemberian vitamin bisa membuat mereka lebih sehat.

2. Pastikan lingkungan selalu bersih
Pekerja membersihkan halaman di tempat penampungan Rumah Kucing Parung (RKP), RT 01/07 Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Kemang, Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (28/11/2019). (ARIF FIRMANSYAH/ARIF FIRMANSYAH)


Kucing adalah hewan yang resik. Kucing akan mudah stres dan tertular penyakit bila berada di lingkungan kotor. Oleh karena itu, jangan lupa bersihkan kandangnya setiap hari agar kucing betah beristirahat di situ.

3. Rajin dimandikan
 
Seorang pekerja merawat kucing yang dititipkan di Meeow House, Jakarta, Sabtu (2/7). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)


Mandikan kucing secara teratur dengan sampo khusus agar bulunya tidak mudah rontok. Ramzi menyarankan agar kucing dimandikan setiap dua pekan sekali. Ada berbagai sampo kucing, pilihlah sesuai kebutuhan, seperti sampo untuk membasmi jamur atau kutu. Jangan lupa untuk memotong kuku kucing secara berkala.

4. Beri makanan dan minuman yang sehat
Relawan pecinta satwa yang tergabung dalam Cat Lover Peduli COVID-19 menyisir kucing liar untuk diberi makan di Pasar Mebel Bibis, Solo, Jawa Tengah, Senin (1/6/2020). (ANTARA FOTO/Maulana Surya)


Berikan si meong makanan khusus kucing atau makanan yang mengandung protein nabati dan hewani, sesuai dengan kebutuhan gizinya. Jangan lupa sediakan air matang untuk kebutuhan minum kucing.

5. Biarkan kucing beristirahat secara cukup
 
Seorang pekerja merawat kucing yang dititipkan di Meeow House, Jakarta, Sabtu (2/7). (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)


Kucing biasanya beristirahat selama 8-12 jam. Biarkan kucing beristirahat secara cukup agar kesehatannya optimal. Ada kalanya kucing tidak betah di rumah dan bermain hingga beberapa hari di luar rumah. Bila itu terjadi, periksa kondisi kesehatan kucing, siapa tahu dia tertular penyakit lain dari kucing luar.

Baca juga: Bantu selamatkan warga, kucing di Jepang diberi penghargaan

Baca juga: Kucing di Prancis selamat dari infeksi virus corona

Baca juga: Kucing kesayangan Katy Perry mati
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020