Formula E gelar enam balapan dalam sembilan hari untuk tutup musim

Formula E gelar enam balapan dalam sembilan hari untuk tutup musim

Balapan Formula E. ANTARA/AFP/Andreas Solaro

Jakarta (ANTARA) - Ajang balap mobil listrik Formula E akan menggelar enam seri yang digelar dalam sembilan hari di Berlin, Jerman untuk menutup musim balapan yang tertunda karena pandemi virus corona.

Keenam balapan itu dijadwalkan berlangsung di sirkuit yang menempati bekas lapangan udara Jerman di Tempelhof, Berlin, pada 5-6, 8-9, dan 12-13, Agustus dan digelar tanpa penonton, demikian laman resmi Formula E, Rabu.

Setiap balapan akan menampilkan layout sirkuit yang berbeda, menawarkan kesempatan bagi tim dan pebalap untuk menggunakan strategi yang berbeda.

Baca juga: Komisi E DPRD DKI kompak minta commitment fee Formula E ditarik
Baca juga: Jakpro masih negosiasikan tarik biaya komitmen dan tunda Formula E


"Kita akan menuju ke Berlin Tempelhof, venue yang disukai oleh tim, pebalap dan fan, untuk menggelar festival sembilan hari dengan tiga double-header beruntun," demikian CEO Formula E Jamie Reigle.

"Festival itu akan menyajikan tiga layout trek, memberi tantangan baru dan menciptakan kondisi yang tak bisa diprediksi dan klimaks yang sarat drama di musim ini."

Sebelumnya, Formula E telah menyelesaikan lima balapan sebelum musim terhenti karena krisis kesehatan. Pebalap tim DS Techeetah Antonio Felix da Costa memuncaki klasemen pebalap sementara, namun terpaut hanya 11 poin dari rival terdekatnya, Mitch Evans dari tim Panasonic Jaguar.

Da Costa mengincar gelar pertamanya di Formula E agar bisa bersanding di daftar juara dunia bersama rekan satu timnya, Jean-Eric Vergne, juara dunia dua kali sekaligus juara bertahan.

Penyelenggara akan memastikan Formula E berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, termasuk menghelat balapan tanpa penonton, dan membatasi jumlah staf untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Pemerintah Jerman mengeluarkan panduan yang memperbolehkan keramaian yang dihadiri tak lebih dari 1.000 orang dalam satu lokasi.

Setiap tim, oleh karena itu, boleh membawa hanya 20 staf ke sirkuit. Kegiatan operasional lainnya harus dilakukan secara remote.

Mereka juga wajib menjalani tes COVID-19 jelang lomba, juga ketika berada di sirkuit, dengan pemindaian di setiap gerbang masuk. Selain itu personel wajib mengenakan masker wajah dan menjaga jarak satu dengan lainnya.

Baca juga: Wehrlein di puncak klasemen berkat juarai seri ke-7 Formula E esports
Baca juga: Dipecat Audi, Abt berkilah tak bermaksud curang di esports Formula E
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020