Asosiasi sebut 350 travel terdampak pembatalan pemberangkatan haji

Asosiasi sebut 350 travel terdampak pembatalan pemberangkatan haji

Petugas memberikan penjelasan kepada calon jamaah umrah di kantor pusat Maktour Travel Umrah dan Haji, Jakarta Timur, Kamis (27/2/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama.

Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Pembina Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (Sathu) Fuad H Mansyur mengatakan 350 travel haji dan umrah terkena dampak pembatalan pemberangkatan jamaah haji pada 2020.

"Ada sekitar 350 travel haji dan umrah yang terdampak. Travel-travel ini biasanya memberangkatkan haji khusus, untuk haji reguler diberangkatkan oleh pemerintah," ujar Fuad dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Presiden kumpulkan tokoh agama setelah pembatalan keberangkatan haji

Dia menambahkan nilai perputaran uang pada haji khusus tersebut sekitar 200 hingga 300 juta dolar AS. Travel-travel tersebut berpotensi mengalami kerugian akibat pembatalan pemberangkatan tersebut.

Hal itu dikarenakan pihak travel haji dan umrah sudah bekerja sama dengan perusahaan yang ada di Arab Saudi dalam jangka waktu hingga 10 tahun.

Baca juga: Pengamat kebijakan nilai pembatalan pemberangkatan haji langkah tepat

"Kami memaklumi keputusan pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama. Apalagi hingga saat ini Pemerintah Arab Saudi belum mengeluarkan pernyataannya terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini," terang dia.

Dia memint pemerintah dan asosiasi travel bertemu dan membahas pembatalan pemberangkatan jamaah haji dan dampak yang ditimbulkan.

Baca juga: AMPHURI maklum pembatalan penyelenggaraan haji

"Sebelum pemberangkatan haji dibatalkan, travel haji dan umrah juga sudah terkena dampak dari pandemi COVID-19 ini, karena sejak 27 Februari pemberangkatan umrah juga ditangguhkan," katanya.

Sebelumnya, Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji pada musim haji 2020/1441 H karena pandemi COVID-19.

Baca juga: Kemenag Depok sosialisasikan pembatalan keberangkatan haji 2020

Pembatalan pemberangkatan jamaah haji tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 494/2020.

Sesuai dengan amanat undang-undang selain persyaratan ekonomi dan fisik, kesehatan dan keselamatan jamaah haji harus diutamakan mulai dari embarkasi, di Tanah Suci hingga kembali ke Tanah Air.

Baca juga: Fachrul Razi: Pembatalan pemberangkatan jamaah haji bukan pertama kali
Pewarta : Indriani
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020