Sahroni soroti pentingnya pembinaan Polisi muda gunakan senjata

Sahroni soroti pentingnya pembinaan Polisi muda gunakan senjata

Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. (ANTARA/HO-Dok Pribadi)

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyoroti pentingnya pembinaan kepada para Polisi muda agar lebih bijak dalam menggunakan senjata sehingga tidak menimbulkan kesan gagah-gagahan di masyarakat.

Selain itu, Sahroni dalam keterangannya Jumat, juga menyoroti pentingnya pembinaan pada polisi-polisi muda agar lebih bijak dalam menggunakan senjata.

Menurut dia, lembaga Kepolisian harus menekankan pada jajarannya bahwa senjata adalah untuk menjaga ketertiban, bukan untuk menyebabkan kegaduhan.

Baca juga: Polisi pamer senjata yang viral diperiksa Propam Polda Metro
Baca juga: Polisi amankan remaja membawa senjata tajam di Kapuk
Baca juga: Polres Jakarta Barat tangkap lima pelaku tawuran bersenjata tajam


"Polisi juga harus bijak dalam menggunakan senjata, bukan dipakai untuk gagah-gagahan di depan publik, walaupun hanya bercanda. Harus ada pembinaan di kalangan polisi soal ini. Kan pamer-pamer gitu nggak ada keren-kerennya," kata Sahroni.

Hal itu dikatakannya terkait video yang beredar di media sosial Twitter yang menunjukkan seorang polisi muda membawa senjata dengan berkata "pacar mu ganteng? kaya? Bisa gini nggak?" sambil mengokang senjata tersebut.

Lalu video tersebut diunggah akun @kapansarjana dengan dibarengi caption berbunyi, "Mohon untuk bpk @DivHumas_Polri kasih tau anak didik njenengan pak, tidak usah sombong sama rakyat, anak didik, juga kalian digaji oleh uang pajak rakyat."

Terkait kejadian ini, polisi yang ada di video tersebut kemudian melaporkan akun @kapansarjana ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Sahroni sangat menyesalkan jika cuitan tersebut sampai harus dilaporkan karena hanya unggahan biasa dan seharusnya Polisi jangan anti-kritik.

"Lagipula memang senjata itu tanggungjawabnya besar, bukan cuma untuk keren-kerenan atau ganteng-gantengan," ujarnya.

Politisi Partai NasDem itu juga mengingatkan, bahwa sebagai Polisi muda seharusnya mereka dapat menjadi teladan di masyarakat dan menghindari terciptanya kegaduhan yang tidak perlu.

Menurut dia, Polisi muda harusnya menjadi panutan untuk masyarakat bukan malah membuat kegaduhan dengan menyalahgunakan senjata dinasnya.

"Saya juga meminta kepada Polri agar hal seperti ini tidak terjadi lagi," katanya.
Pewarta : Imam Budilaksono
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020