Mensos blusukan ke permukiman padat Jaksel bagikan sembako

Mensos blusukan ke permukiman padat Jaksel bagikan sembako

Mensos blusukan ke pemukiman padat Jaksel bagikan sembako. ANTARA/HO-Kemensos/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara blusukan ke permukiman padat penduduk tepatnya di RT12/01 Kelurahan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk membagikan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak COVID-19.

Mensos Juliari dalam keterangannya, Rabu, berpesan kepada masyarakat agar saling bergotong royong dalam menghadapi pandemi COVID-19.

“Kami membawa bantuan paket sembako dari Presiden untuk disampaikan kepada masyarakat,” katanya.

Baca juga: Buka data, Mensos: Tempel nama penerima bansos di kantor desa

Juliari menyadari pentingnya untuk saling peduli sesama mengingat di tengah pandemi banyak masyarakat terdampak COVID-19 dari mulai kehilangan mata pencaharian hingga terkena PHK.

Oleh karena itu, pemerintah menerapkan kebijakan termasuk menyalurkan bantuan sosial dalam berbagai skema bahkan Presiden berpesan agar bantuan sosial sudah tersalurkan dalam pekan ini.

Dalam kesempatan blusukan tersebut, Mensos menyampaikan bantuan kepada seorang nenek bernama Yuliar (67 th) warga RT12/01 Kelurahan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ketika Juliari menyambangi dan membawa bantuan, nenek kelahiran Padang Sumatera Barat tersebut mengaku tidak bisa berjalan normal sejak dua tahun yang lalu dan mengaku sudah lebih dari 50 tahun tinggal di ibu kota.

Baca juga: Mensos: Pemprov DKI janjikan data baru penerima bansos pekan ini

Mensos juga berpesan kepada Yulinar untuk tetap peduli kepada tetangganya dan bergotong royong dalam menekan penyebaran virus corona.

Bersama sang anak yang bernama Efizal, Yulinar menyampaikan terima kasih atas bantuan paket sembako yang diberikan.

“Kami berterimakasih atas bantuan yang diberikan, kami selalu berharap perhatian dari pemerintah kepada rakyat kecil,” kata Efizal.

Yulinar, nenek yang telah lama menjanda itu, sudah dua tahun tak bisa berjalan dengan normal karena sakit. Ia terkejut dan tidak menyangka akan didatangi oleh Mensos ke rumahnya yang sangat sederhana.

“Baru pertama kali ketemu Pak Menteri, alhamdulillah orangnya termasuk membaur sama rakyat kecil, bisa berbagi. Mudah-mudahan nggak sampai di sini saja, nggak hanya karena musibah saja, seterusnya perhatian pada rakyat yang benar-benar membutuhkan,” katanya.

Baca juga: Mensos minta warga tidak persoalkan masalah data bansos
Baca juga: Mensos pastikan bansos jangkau kelompok rentan terdampak COVID-19
Baca juga: Mensos: Pendataan penerima bansos diserahkan kepada daerah
Pewarta : Hanni Sofia
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020