Adaro serahkan 5 ambulans untuk pasien COVID-19 di Kalsel dan Kalteng

Adaro serahkan 5 ambulans untuk pasien COVID-19 di Kalsel dan Kalteng

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Selatan Isharwanto menyerahkan bantuan unit ambulan dari Adaro. (ANTARA/Firman)

Banjarbaru (ANTARA) - PT Adaro Energy Tbk menyerahkan 5 unit ambulan untuk membantu penanganan COVID-19 di wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Banjarmasin Representative Office Department Head PT Adaro Energy Tbk Abdurahman mengatakan, 5 ambulans diberikan untuk kabupaten dimana PT Adaro Indonesia dan PT Adaro Metcoal beroperasi yaitu Kabupaten Tabalong dan Balangan di Kalsel serta Kabupaten Barito Timur, Barito Selatan dan Kabupaten Murung Raya di Kalteng.

"Kami harapkan fasilitas ambulans ini menjadi bagian pendukung percepatan penanggulangan wabah COVID-19," kata Abdurahman di Banjarbaru, Rabu.

Dia mengatakan, Adaro berkomitmen ikut serta dalam upaya menanggulangi wabah virus corona. Salah satunya menggelontorkan donasi Rp20 miliar untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca juga: PT Adaro serahkan bantuan Rp20 miliar untuk tangani COVID-19

Baca juga: Satu keluarga di Banjarbaru positif COVID-19, salah satunya balita


Bantuan itu kemudian dipergunakan Gugus Tugas Pusat untuk pembelian 25 unit ambulans dan 5 di antaranya untuk BPBD di 5 kabupaten tempat Adaro beroperasi.

"Harapan kami, dengan adanya ambulans ini penanganan pasien COVID-19 dapat lebih cepat. Misalnya mobilitas dari rumah pasien ke rumah sakit rujukan, sehingga hal-hal tidak diinginkan tidak terjadi," katanya.
 
Lima unit ambulan dari Adaro diserahkan kepada BPBD kabupaten di Kalsel dan Kalteng. (ANTARA/Firman)


Serah terima 5 unit ambulan yang dilakukan di Kantor PT Adaro Indonesia Perwakilan Banjarmasin di Kota Banjarbaru yang dihadiri Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Selatan Isharwanto.

Isharwanto menyampaikan terima kasih kepada Adaro yang telah berbuat nyata bagi penanggulangan COVID-19 di daerah.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, upaya penanggulangan COVID-19 ini memang harus ada sumbangsih dari semua pihak termasuk perusahaan pertambangan yang punya dana CSR lebih untuk membantu," tuturnya.

Sementara petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabalong Abdoel Azis mengaku begitu bersyukur telah mendapatkan bantuan satu unit ambulan dari Adaro.

"Saat ini kami punya satu unit ambulans, namun kondisinya kurang prima. Alhamdulilah ambulan dari Adaro ini sangat bagus karena memenuhi standar kesehatan. Tentunya sangat membantu dalam mobilitas tim Gugus Tugas penanganan COVID-19 di daerah kami yang jauh dari ibukota provinsi di Banjarmasin," katanya.*

Baca juga: Wali Kota Banjarbaru ajukan usulan PSBB ke Menkes

Baca juga: Danrem Antasari pastikan kebutuhan APD di Kalsel tercukupi


 
Pewarta : Firman
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020