"Rapid test" di Riau, 6.081 ODP negatif dan 45 positif, sebut Dinkes

Sejumlah tenaga medis menunjukan pesan semangat saat bertugas di Lab Biomolekuler RSUD Arifin Achmad, Kota Pekanbaru, Riau. ANTARA/Dok. Dinas Kesehatan Riau/pri.

Pekanbaru (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau Mimi Yuliana Nazir menyatakan hasil uji cepat atau “rapid test” COVID-19 terhadap total sebanyak 6.126 Orang Dalam Pemantauan (ODP) di seluruh daerah di Provinsi Riau, hasilnya 6.081 negatif dan 45 positif.

“Total ada 6.126 ODP yang diperiksa dengan ‘rapid test’ dan ada 45 positif, dan 6.081 negatif,” katanya dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Minggu.

Ia menjelaskan 45 ODP yang positif tersebut tersebar di kabupaten dan kota di Riau. Pemeriksaan terbanyak di Pekanbaru sebanyak 1.213 rapid test, hasilnya 10 positif dan 1.203 negatif. Kemudian di Kota Dumai sebanyak 948 pemeriksaan, hasilnya 17 positif dan 931 negatif. Selain itu di Indragiri Hilir dari 191 yang diperiksa, hasilnya ada lima positif dan 186 negatif.

“Kabupaten/kota lainnya seperti Meranti, Kampar, Bengkalis, Rohil, Kuansing masing-masing ada dua positif. Kemudian Siak, Rohul, Pelalawan satu positif. Sedangkan Inhu sampai sekarang hasil rapid test belum ada yang positif,” katanya.

Ia menyatakan, bagi ODP yang hasil rapid testnya positif maka ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan langsung diambil tindakan selanjutnya berupa pengambilan sampel "swab" untuk diperiksa dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction).

Secara keseluruhan, kata Mimi Yuliana Nazir, Dinkes Riau telah menyalurkan sebanyak 9.660 alat rapid test ke 12 kabupaten dan kota di wilayah itu.

Sementara itu, Juru Bicara COVID-19 Riau dr Indra Yovi Sp.P (K) menyatakan hingga Jumat (24/4) 2020, Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad di Pekanbaru telah menerima 459 sampel swab pasien di Riau. Dari jumlah tersebut, sudah ada 192 spesimen swab yang selesai diuji.

“Yang hasilnya terdapat empat spesimen positif, sedangkan 188 spesimen swab lainnya hasilnya negatif,” kata Indra Yovi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Riau, hingga Minggu (26/4) pagi tercatat ada penambahan dua kasus baru. Total ada 38 kasus positif COVID-19.

“Total di Provinsi Riau terdapat 38 kasus positif, dengan rincian 21 pasien dirawat, 13 sehat dan sudah dipulangkan, dan empat meninggal dunia,” demikian Indra Yovie.

Baca juga: Salah satunya balita, pasien COVID-19 Riau bertambah jadi 30 orang

Baca juga: RS rujukan COVID-19 di Riau tambah daya tampung untuk 500 pasien

Baca juga: Dapur umum Riau distribusikan 1.100 kotak makanan saat PSBB

Baca juga: Kasus kematian tinggi, Riau bentuk tim penanganan jenazah COVID-19

Pewarta : FB Anggoro
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020