Kemarin, Kapolsek Kembangan dicopot hingga warga berjemur

Kemarin, Kapolsek Kembangan dicopot hingga warga berjemur

Sejumlah warga Kampung Buaran berjemur di atas rel kereta api di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020). Hal tersebut dilakukan warga untuk memperkuat imunitas tubuh. ANTARA FOTO/Suwandy/aww.

Jakarta (ANTARA) - Beragam berita dan peristiwa di Kota Metropolitan Jakarta dan sekitarnya terjadi pada Kamis (2/4) telah diwartakan Kantor Berita ANTARA. Berita-beritanya masih layak dibaca kembali sebagai informasi serta referensi sebelum memulai aktivitas di hari Jumat ini.

Berikut lima rangkuman berita yang layak untuk dibaca kembali

1. Kapolsek Kembangan dicopot karena gelar pesta pernikahan

Polda Metro Jaya mencopot jabatan Komisaris Polisi Fahrul Sudiana sebagai Kapolsek Kembangan, Jakarta Barat lantaran melanggar Maklumat Kapolri, usai menggelar pesta pernikahan saat virus corona atau COVID-19 mewabah di seluruh wilayah Indonesia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yusri Yunus di Jakarta, Kamis, mengatakan Kapolsek Kembangan telah menjalani pemeriksaan awal oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).

"Hasil pemeriksaan awal oleh Propam Polda Metro Jaya, yang bersangkutan telah melanggar disiplin dan Maklumat Kapolri," kata Yusri.

Selengkapnya di sini

2. Restoran Jakarta galang donasi salurkan bantuan cegah PHK karyawan

Restoran di Jakarta menggalang donasi dengan cara meminta bantuan kepada sejumlah perusahaan besar untuk disalurkan menjadi bantuan sosial, sebagai langkah agar tetap produktif di tengah pandemi tanpa harus melakukan pemutusan hubungan (PHK) karyawan.

QQ Kopi Tiam salah satu restoran di Jakarta yang mengalihkan sebagian layanannya agar tetap produksi dengan membuat makanan untuk diberikan sebagai bantuan sosial kepada kelompok marginal terkena COVID-19.

"Sejak tanggal 29 Maret, kami bergerak menyalurkan 1.000 paket makan siang dan makan sore setiap harinya untuk masyarakat terkena COVID-19," kata Gita Purnamasari, Sekretaris Perusahaan QQ Kopi Tiam saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis

Selengkapnya di sini

3. Bukan Rp130 miliar, anggaran penanganan COVID-19 DKI bisa Rp2 triliun

Anggaran penanganan COVID-19 disebut bukan hanya Rp130 miliar, atau hanya Rp844 miliar seperti yang tertera dalam Pergub No 28 tahun 2020, yang mengatur penambahan belanja tak terduga (BTT), bahkan bisa hingga Rp2 triliun lebih.

Menurut Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono, total BTT untuk penanganan COVID-19 dari Virus Corona tersebut mencapai Rp897,26 miliar yang merupakan penambahan sisa BTT Rp53,26 miliar dengan Rp844 miliar. Sementara angka Rp130 miliar itu hanya merupakan perhitungan awal saat adanya wabah.

"Anggaran Penanganan COVID-19 di Jakarta itu bukan Rp 130 miliar seperti pemberitaan selama ini, itu hitungan awal adanya wabah. Sesuai Peraturan Gubernur no 28 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Gubernur Nomor 162 tahun 2019 tentang penjabaran APBD tahun anggaran 2020, anggaran BTT saja bertambah Rp844 miliar. Ini bisa digunakan untuk penanganan dampak COVID-19," ujar Mujiyono di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

4. Warga Jakarta berjemur diri saat langit cerah

Sebagian warga di Gang Kelinci, Jakarta Pusat, melakukan aksi berjemur diri setiap pagi ketika cuaca cerah untuk meningkatkan kekebalan tubuh dalam menangkal Virus Corona jenis baru (COVID-19) sesuai anjuran pakar kesehatan.

"Bagus dan cerah langitnya dan berwarna biru, tapi enggak setiap hari juga, kadang mendung," kata Harto, salah seorang penghuni di Gang Kelinci di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini

5. Food Station: Stok beras pasar Cipinang cukup untuk dua pekan

Food Station Tjipinang Jaya memastikan cadangan beras untuk masyarakat DKI Jakarta di Pasar Induk Beras Cipinang bisa mencukupi kebutuhan hingga dua pekan ke depan.

"Stok beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) aman hingga 14 hari ke depan," kata Direktur Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020