Republik Afrika Tengah laporkan kasus pertama corona

Republik Afrika Tengah laporkan kasus pertama corona

Seorang wanita yang mengenakan masker berjalan melewati sebuah gambar jabat tangan yang mewakili bendera nasional China dan Italia setelah sebuah dekrit memerintahkan agar seluruh Italia dikunci atau "lockdown" untuk mengantisipasi persebaran wabah virus corona (COVID-19), di Milan, Italia, Selasa (10/3/2020). Plakat berbunyi "Musuh adalah virus, bukan manusia. Ayo China!". ANTARA FOTO/REUTERS/Flavio Lo Scalzo/aww.

Bangui (ANTARA) - Republik Afrika Tengah (CAR) pada Sabtu (14/3) melaporkan kasus pertama virus corona di negara tersebut, yakni warga negara Italia berusia 74 tahun yang baru-baru ini berada di Milan, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pasien, yang tinggal di CAR, pertama kali menunjukkan gejala pada 8 Maret, sehari setelah ia di negara tersebut. Namun, otoritas kesehatan tidak diberi tahu kasusnya hingga 13 Maret, bunyi pernyataan WHO.

Virus corona, alias COVID-19, pertama kali muncul di China tengah pada Desember tahun lalu dan hingga kini telah menjangkit ke lebih dari 120 negara dan wilayah.

Kematian global akibat virus corona sudah melebihi angka 5.300 dengan sedikitnya 142.000 kasus terkonfirmasi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang menyebut Eropa sebagai episentrum baru virus corona.

Sumber: Reuters

Baca juga: Ghana, Gabon konfirmasi kasus pertama virus corona

Baca juga: Afrika Selatan laporkan kasus pertama virus corona

Baca juga: Italia tutup restoran, bar, dan salon cegah meluasnya pandemik corona


 

Kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah 96

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020