Pemkab Semarang liburkan sekolah selama sepekan

Pemkab Semarang liburkan sekolah selama sepekan

Ilustrasi. Sejumlah siswa kelas IV SD 3 Negeri Jepang Pakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar di musala sekolah karena dua ruang kelas mengalami kerusakan bagian atap, Senin (18/2). (ANTARA/ Akhmad Nazaruddin Lathif)

Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah memutuskan meliburkan seluruh sekolah setempat selama sepekan sebagai antisipasi merebaknya virus corona atau COVID-19.

Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Semarang, Sukatom Purtomo, di Ungaran, Sabtu, mengatakan, keputusan meliburkan siswa tersebut didasarkan atas hasil rapat koordinasi forkopimda yang dipimpin Bupati Semarang.

"Selanjutnya akan membuat edaran kepada seluruh sekolah dan dikirimkan hari ini juga," katanya.

Dalam edaran tersebut, lanjut dia, juga disampaikan imbauan tentang pola hidup bersih di lingkungan sekolah.

Kebijakan meliburkan sekolah tersebut, kata dia, akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan.

"Kalau kondisinya belum memungkinkan, kebijakan meliburkan sekolah bisa diperpanjang," katanya.

Sebelumnya, Bupati Mundjirin juga memutuskan membatalkan seluruh rangkaian kegiatan HUT Ke-499 Kabupaten Semarang yang jatuh pada 15 Maret 2020.

Keputusan tersebut didasarkan edaran yang berisi imbauan untuk mengurangi kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang. ***3***
Baca juga: IDAI sarankan seluruh sekolah diliburkan
Baca juga: KPAI dukung sekolah diliburkan guna batasi penularan COVID-19
Baca juga: Sekolah diminta berkoordinasi dengan dinas sebelum liburkan sekolah
Pewarta : Immanuel Citra Senjaya
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020