WNA yang bersuhu 38,5 derajat Celcius di Bengkalis bakal dideportasi

WNA yang bersuhu 38,5 derajat Celcius di Bengkalis bakal dideportasi

Kepala Bidang Pengendalian dan Pecegahan Penyakit Dinkes Bengkalis, Riau Alwizar memberikan pemaparan dalam pertemuan dengan instansi terkait sehubungan dengan upaya pencegahan virus COVID-19. (FOTO ANTARA/Alfisnardo)

Bengkalis, Riau (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama pihak Imigrasi Bengkalis, Provinsi Riau akan mendeportasi terhadap warga negara asing (WNA) yang ditemukan suhu tubuhnya lebih dari 38,5 derajat Celcius yang turun di Pelabuhan Internasional Bandar Sri Setia Raja Selat Baru (BSSR).

"Peraturannya ada di Kemenkumham, setiap penumpang yang turun dari kapal harus melewati 'thermal scanner' dulu baru ke Imigrasi. Artinya, nanti jika WNA suhunya lebih dari 38,5 derajat Celcius kita komunikasi dengan imigrasi untuk dideportasi. Kalau WNI akan kita observasi dan dibawa ke puskesmas, " kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Dinkes Bengkalis Alwizar, di Bengkalis, Kamis.

Selain itu Dinas Kesehatan memastikan Bengkalis masih aman dari ancaman virus COVID-19 dan sampai saat ini belum ada warga ataupun temuan terkait indikasi virus tersebut.

"Alhamdulillah di kita di wilayah Kabupaten Bengkalis belum terdeteksi terduga virus COVID-19 ini, " katanya.

Kendati demikian, Alwizar menyatakan pihaknya tetap melakukan langkah antisipasi yang ketat.

" Tadi kita berkoordinasi dengan Dishub agar menyegerakan pemasangan 'thermal scanner' di Pelabuhan BSSR. Karena memang alat baru spesifikasi membutuhkan ruangan gelap dan AC agar alarm tidak berbunyi," kata Alwizar.

Dinkes juga melakukan sistem kewaspadaan dini yang ketat terhadap masyarakat. Bidan desa dan puskesmas pembantu (pustu) di bawah koordinasi puskesmas akan mengamati orang yang mengalami sesak napas atau ISPA.

"Jika ada segera dibawa ke puskesmas untuk diobati sampai sembuh. Karena gejala-gejala corana mirip sekali dengan penderita sesak napas, " katanya.

Dia berharap masyarakat tidak panik terkait informasi tentang COVID-19.

"Pesan kami, lakukan cuci tangan setiap kali kembali ke rumah, kemudian makan bergizi dan beraktivitas fisik serta istirahat cukup. Di dalam tubuh yang kebugarannya kuat virus tidak akan bertahan lama. Yang paling penting adalah kebersihan diri," demikian Alwizar.

Baca juga: 5 WNA terdampar diisolasi RSUD Bengkalis

Baca juga: Pemkab Bengkalis siapkan ruang isolasi antisipasi pasien corona

Baca juga: Cegah virus corona, Bengkalis aktifkan SKD dan surveilans ketat
Pewarta : Alfisnardo
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020