Kemarin, soal kemiskinan ekstrem hingga protokol penanganan COVID-19

Kemarin, soal kemiskinan ekstrem hingga protokol penanganan COVID-19

Dokumentasi - Warga beraktivitas di kawasan Ancol, Jakarta, Selasa (5/11/2019). Presiden Joko Widodo mengklaim berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 10.96 persen pada tahun 2014 menjadi 9.41 persen pada Maret 2019. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ama.

Jakarta (ANTARA) - Lima berita politik pada Rabu (4/3) yang masih menarik untuk dibaca dan menjadi perhatian publik, mulai dari Presiden Joko Widodo berharap angka kemiskinan ekstrem jadi nol hingga protokol penanganan COVID-19 rampung disusun

1. Presiden harap angka kemiskinan ekstrem jadi nol pada 2024

Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo berharap angka kemiskinan ekstrem dapat ditekan hingga posisi nol pada 2024.

Selengkapnya di sini

2. Wapres imbau masyarakat jangan "panic buying"

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengimbau masyarakat untuk tidak berbelanja kebutuhan sehari-hari secara berlebihan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 karena Pemerintah telah memastikan ketersediaan bahan pokok mencukupi.

Selengkapnya di sini

3. Pemerintah selesai susun protokol penanganan COVID-19

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah menyatakan telah selesai menyusun protokol penanganan kasus penyebaran virus corona atau COVID-19, yang akan dijalankan sejumlah kementerian sesuai bidangnya masing-masing.

Selengkapnya di sini

4. Seskab pastikan anggaran pemerintah tangani virus corona mencukupi

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan anggaran pemerintah untuk proses pencegahan dan penanganan virus corona atau COVID-19 di Indonesia mencukupi.

Selengkapnya di sini

5. Kemendagri ingatkan kepala daerah tak cari panggung terkait COVID-19

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan kepada seluruh kepala daerah agar tidak mencari panggung terkait penyampaian informasi virus corona atau COVID-19.

Selengkapnya di sini
Pewarta : Fathur Rochman
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2020