Wapres: Pesantren An-Nawawi diharapkan cetak ulama besar

Wapres: Pesantren An-Nawawi diharapkan cetak ulama besar

Wapres Ma'ruf Amin saat memberikan kata sambutan peletakan batu pertama Pesantren An-Nawawi Tanara 2 di Selindung, Kota Pangkalpinang, Kamis (27/2/2020). ANTARA/Aprionis

Pangkalpinang (ANTARA) - Wakil Presiden Republik Indonesia, Ma'ruf Amin berharap Pesantren An-Nawawi Tanara 2 di Kelurahan Selindung Kota Pangkalpinang  mampu mencetak ulama besar seperti  Syekh Nawawi Al-Bantani.

"Saya ingin pesantren ini dapat memunculkan Nawawi-Nawawi baru di Bangka Belitung," kata Ma,ruf Amin saat memberikan kata sambutan peletakan batu pertama Pesantren An-Nawawi Tanara 2 di Selindung, Kamis.

Ia mengatakan pesantren ini dinamai An-Nawawi merupakan ulama terbesar di Indonesia, beliau karangannya lebih dari 100 kitab berbahasa Arab termasuk kitab tafsir.

"Beliau ulama Indonesia yang masuk dalam kamus bahasa Arab terbesar di dunia yang namanya Al Munziq," katanya.

Baca juga: Wakil Presiden tandai awal pembangunan Pesantren An-Nawawi Tanara
Baca juga: Ponpes di Lombok membentuk Forum Silaturahmi Bisnis Pesantren
Baca juga: Rektor UI temui Wapres bahas pengembangan SEP di pesantren


Dalam kitab Al Munziq ini hanya ada dua nama di dalam kitab tersebut, pertama Bung Karno yang menyebutkan tokoh politik yang membawa Indonesia merdeka. Kedua Syekh Nawawi disebut Nawawi orang Jawa itu ulama fiqih bermashab safi'i, seorang ahli tasawuf unggul di bidang tafsir.

"Beliau lahir dan besar di Jawa dan pindah ke Mekkah dan muridnya hampir seluruh ulama di Indonesia," katanya.

Ia menilai penting pembangunan pondok pesantren ini untuk menyiapkan orang-orang yang memahami agama, karena pada hakekatnya untuk menyiapkan tokoh perbaikan atau perubahan perlu ulama dan pemimpin yang paham agama.

"Saya berharap dengan adanya pesantren dapat melahirkan ulama-ulama besar seperti Syekh Nawawi yang salah satu ulama Indonesia yang diakui dunia internasional," katanya. 

Baca juga: Wapres minta BUMN donasikan ke bank wakaf mikro
Baca juga: Tiga menteri hadiri peresmian rusunawa untuk santri Lirboyo Kediri
Baca juga: Indonesia-Singapura bangun kerja sama pendidikan vokasi di pesantren

 
Pewarta : Aprionis
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020