Koleksi terbaru Burberry yang terinspirasi dari koleksi lama

Koleksi terbaru Burberry yang terinspirasi dari koleksi lama

Para model memeragakan koleksi terbaru Burberry di perhelatan London Fashion Week pada Senin (17/2) waktu setempat. (ANTARA/Reuters/Henry Nicholls)

Jakarta (ANTARA) - Direktur Kreatif Burberry Riccardo Tisci mendapatkan inspirasi untuk karya terbarunya, dari desain terdahulu label fesyen asal Inggris tersebut.

Trenchcoats (paduan jas dan jaket untuk musim dingin) bermotif khas Burberry dengan warna hitam, krem, dan merah, banyak dipamerkan di London Fashion Week pada hari Senin (17/2) waktu setempat.
Model memeragakan koleksi terbaru Burberry di perhelatan London Fashion Week pada Senin (17/2) waktu setempat. (ANTARA/Reuters/Henry Nicholls)


Model-model papan atas seperti Kendall Jenner, Bella Hadid, Gigi Hadid dan Irina Shayk berjalan dalam koleksi Musim Gugur-Musim Dingin 2020, yang menampilkan nada netral khas rumah mode itu.

Inspirasi nampaknya juga datang dari gaya berpakaian orang Inggris kuno dan pakaian olahraga bernuansa vintage.
 
Model memeragakan koleksi terbaru Burberry di perhelatan London Fashion Week pada Senin (17/2) waktu setempat. (ANTARA/Reuters/Henry Nicholls)


Dalam pagelaran busana bertajuk "Memories" ini, Tisci banyak memperlihatkan siluet memanjang dari trenchcoats dalam berbagai variasi, seperti ukuran yang besar, ornamen bulu yang dipangkas dan tanpa lengan seperti dilaporkan Reuters.

Sepotong pakaian digabungkan dengan potongan lain dengan berbagai ukuran dan motif klasik dari label berusia 164 tahun itu. Ramainya potongan pakaian yang ditumpuk mungkin jadi alasan Tisci untuk meminimalisir pemakaian aksesoris dalam koleksinya kali ini.

Sejak bergabung pada tahun 2018, Tisci telah mengubah Burberry mulai dari jenis huruf label, memperkenalkan monogram "TB" dan membawa kegembiraan pada gaya klasiknya.
 
Kolase foto model memeragakan koleksi terbaru Burberry di perhelatan London Fashion Week pada Senin (17/2) waktu setempat. (ANTARA/Reuters/Henry Nicholls)


Desain Italia disebut-sebut Kepala Eksekutif Burberry Marco Gobbetti sebagai kunci untuk meningkatkan status label menjadi lebih tinggi.

Pagelaran busana ini dinilai para kritikus telah menciptakan gebrakan, terutama di kalangan pembeli muda asal Cina yang menjadi konsumen paling banyak untuk merek-merek mewah.

Baca juga: Yuni Shara bilang boots Burberry-nya sepatu lama

Baca juga: Burberry rancang platform pesan ekslusif untuk manjakan konsumen

Baca juga: "Hand sanitizers" dan masker jadi aksesoris wajib di LFW 2020
Pewarta : Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020