Antisipasi karhutla Riau, pemerintah kirim tim hujan buatan

Antisipasi karhutla Riau, pemerintah kirim tim hujan buatan

Dokumentasi - Pesawat Cassa milik TNI AU bersiap melakukan operasi hujan buatan di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Sabtu (14/9/2019). (ANTARA/HO-Pentak Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru)

Pekanbaru (ANTARA) - Pemerintah akan mengirim tim pembentuk hujan buatan ke Provinsi Riau pada pekan depan sebagai langkah antisipatif penanganan potensi kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi pada musim kemarau.

“Sore tadi saya sudah lapor ke Presiden bahwa Provinsi Riau perlu segera dikirim tim untuk pembuatan hujan buatan. Insya Allah tim pekan depan sudah datang ke Riau," ujar Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di depan Forkopimda, Pekanbaru, Riau, Rabu.

Tujuan hujan buatan tersebut, kata Hadi, untuk mengisi embung-embung yang sudah kosong di berbagai titik di Riau.

“Bahkan kalau kita sempat menormalisasi embung-embung dan kanal, itu akan mempermudah membasahi gambut tersebut,” katanya.

Baca juga: Kapolri minta Polda lain contoh Riau tangani Karhutla

Baca juga: Panglima TNI dan Kapolri apresiasi relawan karhutla Riau

Baca juga: Jajaran TNI Korem 031/WB diminta serius tanggulangi karhutla


Hadi juga mengapresiasi seluruh pihak termasuk komponen masyarakat yang antusias mempelajari penanganan karhutla yang ada di posko relawan.

Selain itu, jenderal bintang empat itu juga menegaskan bahwa ia bersama Kapolri akan melakukan penindakan hukum bagi pelaku yang menyebabkan karhutla.

Menurutnya, sejak 2015 hingga 2019, 90 persen penyebeb karhutla adalah ulah manusia dan 80 persen diantaranya digunakan uituk membuka lahan.

Sebelumnya, pada Rabu Siang, Panglima TNI dan Kapolri menyambangi posko relawan karhutla yang berada di Bandar Serai Purna MTQ, Pekanbaru, Riau.*

Baca juga: Riau tetapkan status siaga darurat Karhutla hingga Oktober 2020

Baca juga: Riau akan tetapkan status siaga darurat Karhutla

Baca juga: Cegah karhutla, Polda Riau luncurkan aplikasi Lancang Kuning

Pewarta : Kuntum Khaira Riswan
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020