Gibran blusukan ke Batik Danar Hadi Solo

Gibran blusukan ke Batik Danar Hadi Solo

Bakal Calon Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (tengah) bersama Pengusaha Batik Danar Hadi Solo Santoso Doellah, dan istri Danarsih Santosa Doellah usai acar bersilaturahmi di Batik Danar Hadi Solo, Jumat. (Foto:Bambang Dwi Marwoto)

Solo (ANTARA) - Bakal Calon Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengunjungi untuk bersilaturahim dengan pengusaha Batik Danar Hadi, dalam kegiatan blusukan menjelang Pilkada 2020, di Jalan Dr Rajiman Solo, Jumat.

Gibran dalam kegiatan blusukan mengadakan pertemuan silaturahim tersebut langsung disambut oleh pemilik perusahaan Batik Danar Hadi Solo, Santoso Doellah bersama istri, Danarsih Santoso Doellah.

Menurut Gibran Rakabuming Raka dirinya mengunjungi pengusaha Batik Danar Hadi Solo, H. Santoso Doellah dan Danarsih Santoso, hanya melakukan silaturahim, karena beliau berdua ini, telah banyak berjasa ikut mempopulerkan batik bukan hanya tingkat nasional, tetapi juga mendunia.

Baca juga: Gibran bantah dinasti politik pada Pilkada Surakarta

Kegiatan blusukan ini, kata Gibran, sesuai agendanya setiap hari. Kegiatan blusukan bertemu dengan para kiai, tokoh masyarakat, dan senior. Beliau (Santoso Doellah dan Danarsih) ini, orang-orang yang berjasa menaikan dan mempopulerkan batik Solo menjadi mendunia, salah satunya Batik Danar Hadi.

"Saya mengunjungi silaturahim ke Batik Danar Hadi untuk belajar kepada beliau-beliau ini. Selain itu, juga bercerita tentang perkembangan Kota Solo sekarang seperti apa. Tadi banyak sekali masukan-masukan dan kritik untuk saya," ucap Gibran.

Gibran menjelaskan salah satu masukan dari beliau berdua antara lain soal penghijauan di Kota Solo, dan kemudian event kebudayaan, serta pariwisata, agar lebih maju lagi.

Pengusaha Batik Danar Hadi Solo Santoso Doellah mengatakan pihaknya bangga di Solo ada pemuda seperti Gibran yang mau maju dalam Pilkada 2020 ingin menata kota. Sehingga, nanti dengan adanya pemimpin seperti Gibran ini, Kota Solo, masyarakat akan kembali menjadi gembira seperti zaman dahulu.

Baca juga: Jokowi tegaskan pencalonan Gibran murni kompetisi bukan penunjukan

Doellah mengatakan Solo sekarang baru prihatin, karena kota ini, baru akan dibenahi ke depan. Adanya anak muda yang mau memimpin Solo agar menjadi lebih maju lagi baik sektor pariwisata maupun kebudayaan.

"Solo sekarang sudah baik, tetapi masih dapat diperbaiki lebih dari saat ini. Iklim usaha di Solo sekarang, juga cukup baik," tutur Doellah.

Menyinggung soal sosok Gibran yang menjadi bakal calon Wali Kota Surakarta 2020, kata dia, dirinya hanya bisa berdoa agar anak muda ini, berhasil memimpin Kota Solo.

Danarsih Santosa Doellah menambahkan jika dilihat di pemerintahan pada zaman sekarang umumnya anak-anak muda yang menjadi pemimpinnya. Mereka mungkin jalan pikirannya lain, dan semuanya lebih tertata dengan pengetahuan yang berkembang sekarang ini.

"Saya hanya bisa berdoa dan di Solo pokoknya yang lebih sabar, bisa mengayomi masyarakat. Anak muda itu, cara berfikirnya lain lebih cepat dan semoga Gibran berhasil," ujar Danarsih merupakan seorang penggiat dan pengusaha batik asal Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Ingin Solo "melompat", Gibran daftarkan pencalonan Pilkada

Baca juga: PKB dukung penuh Gibran sebagai calon wali kota Surakarta

Baca juga: Ganjar sarankan Gibran berkomunikasi dengan Ketua DPC PDIP Solo
Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020