Batam Great Sale terbukti dorong kunjungan wisman

Batam Great Sale terbukti dorong kunjungan wisman

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata (Naim)

Batam (ANTARA) - Kegiatan Batam Great Sale yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Kepulauan Riau, terbukti mampu mendorong kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam saat musim rendah (low season) kunjungan pada Oktober 2019.

"Peningkatan kunjungan pada  Oktober, terutama berkat kegiatan Batam Great Sale," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata di Batam, Kamis.

Berdasarkan data yang diterima Pemkot Batam, sepanjang Oktober 2019 kunjungan wisman mencapai 159.292 kunjungan, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 141.337 kunjungan.

"Bertambah sekitar 18.000 kunjungan. Ini luar biasa, karena biasanya kunjungan wisman di Oktober selalu stagnan," kata Ardi.

Baca juga: Indonesia dikunjungi 1,35 juta wisman selama Oktober 2019

Sepanjang tahun, terdapat 2 bulan yang menjadi momok bagi pariwisata Batam, yaitu Januari dan Oktober. Januari menjadi "low season", karena wisman baru saja menyelesaikan libur panjang di Desember.

Pada Oktober, kunjungan wisman menurun karena ada kepercayaan warga negara tetangga sebagai bulan hantu. Jadi mereka enggan bepergian.

"Mereka melakukan sembayang hantu, membuat orang Singapura tidak keluar, tidak berwisata. Jadi kami berusaha membuat acara menarik pada bulan itu, yaitu Batam Great Sale," kata dia.

Selain karena Batam Great Sale, Ardi percaya peningkatan angka kunjungan wisman pada Oktober juga karena Batam semakin aman, nyaman dan indah.

Destinasi wisata di Batam juga semakin beragam, dengan banyaknya tempat baru dibuka, termasuk Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah dan Astaka MTQ Nasional.

Baca juga: Kepri sumbang 17,24 persen kunjungan wisman ke Indonesia

"'Itinerary' ke Batam dapat ditambah, dulu hanya makan dan berbelanja, sekarang ada Masjid Sultan dan museum, yang meski belum dibuka sudah menjadi tempat berfoto," kata dia.

Peningkatan angka kunjungan wisman, kata dia, juga merupakan dorongan dari program "Hot Deals" Kemenpar, yang memberikan potongan harga kepada pelancong asing yang berlibur di Batam setiap hari kerja.

Sementara hingga Oktober 2019, Disbudpar mencatat 1.590.458 wisman berkunjung ke Kota Batam.
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2019