Kapolres kepulauan aru akui kri teluk lada menuju dermaga dobo

Kapolres kepulauan aru akui kri teluk lada menuju dermaga dobo

KRI Terapang 648 singgahi Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, (14/6) Kalsel. (Antaranews Kalsel/Latif Thohir)

Ambon (ANTARA) - Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Adolf Bormasa mengakui telah menerima informasi kalau KRI Teluk Lada-521 milik TNI Angkatan Laut telah melakukan pelayaran menuju Pelabuhan Yos Sudarso, Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru.

"Dari hasil koordinasi dan informasi terakhir, KRI Teluk Lada-521 yang melakukan pencarian dan pengejaran KM Mina Sejati kini sudah mendekat di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo, namun belum merapat ke dermaga," kata Kapolres yang dihubungi dari Ambon, Selasa.

Kapal TNI AL jenis pengangkut tank ini awalnya berada di Pelabuhan Yos Sudarso Dobo dalam rangka upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 2019 dan ketua panitianya Komandan Lanal Dobo, sehingga beliau koordinasikan dengan Panglima Armada III di Sorong.

Baca juga: TNI AL bantu selamatkan korban pertikaian KM Mina Sejati

Namun Kapolres belum bisa merinci lebih jauh tentang peristiwa perkelahian antara para anak buah kapal KM Mina Sejati, yang semula dilaporkan terjadi aksi pembajakan oleh masinis dan dua anak buah kapal (ABK) lainnya.

"Jadi setelah upacara penurunan bendera, baru sekitar pukul 17:30 WIT kita menerima informasi tersebut lalu rekan-rekan dari TNI AL dalam hal ini komandan KRI Teluk Lada punya peta dan bisa mengetahui posisi kapal tersebut," jelas Kapolres.

Meskipun KRI Teluk Lada sudah menuju Pelabuhan Dobo, namun belum merapat di dermaga, sehingga baik kronologis kejadian, motif, atau pun persoalan lain terkait peristiwa ini belum diketahui polisi.

Diakuinya, sudah ada koordinasi awal dengan TNI-AL bila kapal beserta seluruh ABK ditemukan maka akan dibawa ke lokasi Polres terdekat, apakah di Maluku Tenggara atau di Polres Kepulauan Aru.

"Informasinya memang terjadi perkelahian antara sesama ABK, bahkan disebut perampokan tetapi belum bisa dipastikan kebenarannya, sebab kita harus temukan dahulu kapalnya baru diperiksa secara mendalam," tegasnya.

 
Pewarta : Daniel Leonard
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019