Bupati HSU dan Wabup HSU serahkan bantuan korban kebakaran
- 15 jam lalu
Anak-anak bermain di puing-puing rumah yang hangus terbakar di desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (25/11/2019). Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (23/11/2019) malam tersebut menghanguskan 200 rumah, dua los pasar, satu buah kantor Polsek, lima pintu Asrama Polisi dan satu Mushala, mengakibatkan 750 jiwa mengungsi. Foto Antaranews Kalsel/Bayu Pratama S.
Suasana desa Sungai Bali yang luluh lantak akibat kebakaran di desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (25/11/2019). Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (23/11/2019) malam tersebut menghanguskan 200 rumah, dua los pasar, satu buah kantor Polsek, lima pintu Asrama Polisi dan satu Mushala, mengakibatkan 750 jiwa mengungsi. Foto Antaranews Kalsel/Bayu Pratama S.
Anak-anak bermain di puing-puing rumah yang hangus terbakar di desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (25/11/2019). Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (23/11/2019) malam tersebut menghanguskan 200 rumah, dua los pasar, satu buah kantor Polsek, lima pintu Asrama Polisi dan satu Mushala, mengakibatkan 750 jiwa mengungsi. Foto Antaranews Kalsel/Bayu Pratama S.
Suasana desa Sungai Bali yang luluh lantak akibat kebakaran di desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (25/11/2019). Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (23/11/2019) malam tersebut menghanguskan 200 rumah, dua los pasar, satu buah kantor Polsek, lima pintu Asrama Polisi dan satu Mushala, mengakibatkan 750 jiwa mengungsi. Foto Antaranews Kalsel/Bayu Pratama S.
Suasana desa Sungai Bali yang luluh lantak akibat kebakaran di desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (25/11/2019). Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (23/11/2019) malam tersebut menghanguskan 200 rumah, dua los pasar, satu buah kantor Polsek, lima pintu Asrama Polisi dan satu Mushala, mengakibatkan 750 jiwa mengungsi. Foto Antaranews Kalsel/Bayu Pratama S.