Kondisi Pasca Kebakaran Di Desa Sungai Bali

  • Senin, 25 November 2019 16:22

Anak-anak bermain di puing-puing rumah yang hangus terbakar di desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (25/11/2019). Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (23/11/2019) malam tersebut menghanguskan 200 rumah, dua los pasar, satu buah kantor Polsek, lima pintu Asrama Polisi dan satu Mushala, mengakibatkan 750 jiwa mengungsi. Foto Antaranews Kalsel/Bayu Pratama S.

Suasana desa Sungai Bali yang luluh lantak akibat kebakaran di desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (25/11/2019). Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (23/11/2019) malam tersebut menghanguskan 200 rumah, dua los pasar, satu buah kantor Polsek, lima pintu Asrama Polisi dan satu Mushala, mengakibatkan 750 jiwa mengungsi. Foto Antaranews Kalsel/Bayu Pratama S.

Anak-anak bermain di puing-puing rumah yang hangus terbakar di desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (25/11/2019). Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (23/11/2019) malam tersebut menghanguskan 200 rumah, dua los pasar, satu buah kantor Polsek, lima pintu Asrama Polisi dan satu Mushala, mengakibatkan 750 jiwa mengungsi. Foto Antaranews Kalsel/Bayu Pratama S.

Suasana desa Sungai Bali yang luluh lantak akibat kebakaran di desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (25/11/2019). Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (23/11/2019) malam tersebut menghanguskan 200 rumah, dua los pasar, satu buah kantor Polsek, lima pintu Asrama Polisi dan satu Mushala, mengakibatkan 750 jiwa mengungsi. Foto Antaranews Kalsel/Bayu Pratama S.

Suasana desa Sungai Bali yang luluh lantak akibat kebakaran di desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Senin (25/11/2019). Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (23/11/2019) malam tersebut menghanguskan 200 rumah, dua los pasar, satu buah kantor Polsek, lima pintu Asrama Polisi dan satu Mushala, mengakibatkan 750 jiwa mengungsi. Foto Antaranews Kalsel/Bayu Pratama S.

Berita Terkait