Demikian yang disampaikan Ibnu Sina saat menerima silaturrahmi Kepala Biro LKBN Antara Provinsi Kalsel Aulia Badar di kantornya, Selasa.
"Sejauh ini LKBN Antara sudah sangat baik kerjasamanya, kita di perintah kota sangat terbantu dalam hal ekspos berita dan informasi program pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat, kemasyarakat dunia," ujarnya.
Apalagi dia menyadari, LKBN Antara menjadi referensi pemberitaan secara nasional, yakni, terpercaya.
"Jangkauannya pun luas ada di seluruh Nusantara, bahkan internasional," paparnya.
Ibnu Sina berharap, dengan penyebaran luas pemberitaan yang positif tentang daerah ini, masyarakat nasional hingga dunia melihat hal yang unik dan menarik tentang kota ini.
Hingga, lanjut dia, Banjarmasin akan menjadi tujuan wisata dan tempat paporit untuk melaksanakan kegiatan yang bertatap nasional hingga internasional.
Menurut dia, Banjarmasin memiliki daya pikat yang tidak dimiliki kota lain di Indonesia, yakni, sebagai kota yang berbasis sungai untuk keindahan pariwisatanya.
"Kalau kota lainnya kan banyak menonjolkan kota yang berbasis pegunungan dan pasir pantai, kalau Banjarmasin berbasis sungai, ini tidak biasa ada di kota lainnya," tutur Ibnu Sina.
Dari itu dia berharap, LKBN Antara dapat bekerjasama dalam menggali potensi yang ada di daerah ini sebagai kota yang akan menuju sebagai kota sungai terindah di Indonesia.
Sementara itu, Kabiro LKBN Antara Kalsel Aulia Badar menyatakan, pihaknya akan terus mendukung pemberitaan yang baik demi kemajuan daerah.
"Itulah tugas kita sebagai penyebar informasi milik pemerintah," paparnya.
Dia berharap, LKBN Antara bisa membantu Kota Banjarmasin untuk menjadi kota yang maju dan dikenal nasional dan internasional sebagai kota pariwisata dan pertunjukan.
"Sebab kota ini baik dari segi kemasyarakatannya dan fasilitasnya sudah sangat mendukung, jadi saya yakin bisa," ujarnya.
Pewarta: SukarliEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.