Kami masyarakat Kotabaru melayangkan petisi menolak aktivitas tambang di Pulau Laut, Kotabaru,
Banjarmasin, (Antaranews Kalsel) - Masyarakat yang terdiri dari sejumlah tokoh dan aktivis pecinta lingkungan hidup di Kalimantan Selatan mengajukan petisi ke pemerintah pusat menolak aktivitas pertambangan di daerah itu.
"Kami masyarakat Kotabaru melayangkan petisi menolak aktivitas tambang di Pulau Laut, Kotabaru," kata tokoh masyarakat Pulau Laut, Kabupaten Kotabaru Sugianoor di Kotababaru, Selasa.
Menurut dia, eksploitasi sumber daya alam tersebut dinilai tidak memberikan kesejahteraan kepada masyarakat di areal sekitar tambang.
"Justru sebaliknya, mendatangkan kerusakan lingkungan dan beragam permasalahan sosial yang kerap terjadi," ujar Sugianoor.
Keberadaan perusahaan tambang PT Sebuku Group (Silo), tambah dia, yang mulai melaksanakan tahapan kegiatan awal pertambangan di Pulau Laut terus mendapat pertentangan dari berbagai pihak.
"Kami pun bersama kawan-kawan di organisasi lingkungan hidup di Kalsel terus menyuarakan penolakan untuk menyelamatkan Pulau Laut dari kehancuran," ucapnya.
Bahkan, Pemkab Kotabaru sendiri telah memproyeksikan ibu kota Kabupaten Kotabaru tersebut menjadi pusat pengembangan agrobisnis dan pariwisata.
Apalagi Pulau Laut masuk kategori pulau kecil dengan daya dukung lingkungan yang tidak memungkinkan untuk pertambangan yang pada akhirnya bisa merusak alam di Bumi Bamega itu.
Pewarta: FirmanEditor : Gunawan Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.