Langkah tersebut menjadi bagian upaya kita memastikan aset yang dimiliki dapat memberikan manfaat dan mendukung pelaksanaan pemerintahan,

Kandangan (ANTARA) - Pengelolaan aset daerah yang tertib dan akuntabel menjadi salah satu fondasi penting, dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah melalui Rapat Koordinasi (Rakor) pembahasan aset daerah, di Pendopo Bupati HSS, Kandangan, Kamis.

Rakor dipimpin Wakil Bupati HSS, H. Suriani mewakili Bupati HSS, H. Syafrudin Noor didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten HSS, H. Yustan Azidin, dan diikuti jajaran asisten setda, Staf Ahli Bupati HSS, kepala perangkat daerah, para camat se-Kabupaten HSS, serta pimpinan BUMD dan RSUD Kabupaten HSS.

Baca juga: Pemkab HSS gelar upacara Hari Kesaktian Pancasila

"Pembahasan diarahkan pada upaya memperkuat koordinasi dan sinergi, dalam penataan serta pengelolaan aset daerah," kata wabup.

Menurut wabup, hal ini mencakup bagaimana aset yang dimiliki pemerintah daerah dapat dikelola secara tertib, tepat guna, optimal, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dan dari rapat koordinasi ini, pihaknya mendorong seluruh perangkat daerah, dan pihak terkait untuk memiliki kesamaan langkah dalam pengelolaan aset daerah.

Baca juga: M Arliyan Syahrial dikukuhkan jadi Komisaris PT Tirta Amandit (Perseroda)

"Langkah tersebut menjadi bagian upaya kita memastikan aset yang dimiliki dapat memberikan manfaat dan mendukung pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat," ujar wabup.

Dengan koordinasi yang kuat dan pengelolaan yang semakin tertata, Pemkab HSS pun terus berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel, sehingga setiap aset daerah dapat dikelola secara optimal untuk mendukung kepentingan masyarakat dan pembangunan daerah.



Pewarta: Fathurrahman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026