Banjarmasin (ANTARA) - Program Studi Bisnis Digital, Jurusan Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), Kalsel membantu memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Desa Bumijaya, Palaihari, Kabupaten Tanah Laut memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) untuk pemasaran digital.

Koordinator Program Studi Bisnis Digital Polban, Rudy Haryanto, S.Sos., M.M. di Banjarmasin, Senin, menyampaikan, perhatian tersebut sebagai bagian kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam kegiatan pelatihan bertajuk “Penguatan kapasitas UMKM melalui adopsi Artificial Intelligence di era ekonomi digital".

Dia menekankan pentingnya kemampuan adaptasi pelaku UMKM terhadap perkembangan teknologi digital, khususnya pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara produktif dan bertanggung jawab.

“Pelaku UMKM tidak harus menjadi ahli teknologi untuk dapat memanfaatkan AI. Yang penting adalah memahami kebutuhan usaha, mengetahui cara memberikan instruksi yang tepat, serta mampu menyesuaikan hasil AI dengan karakter produk dan kebutuhan pelanggan,” ujarnya.

Kegiatan pengabdian untuk UMKM di Desa Bumijaya tersebut dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi Bisnis Digital Poliban yang terdiri atas Hairul Anwar, S.Kom., M.M. selaku ketua pelaksana, bersama Rahmatul Jannatin Naimah, S.E., M.M. dan Huda Sya’rawi, S.H., M.M. Kegiatan juga melibatkan dua mahasiswa sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman dan penerapan tridharma perguruan tinggi.

Desa Bumijaya memiliki potensi ekonomi lokal yang cukup besar, dengan 29 unit industri kecil dan menengah yang menyerap 68 tenaga kerja. 

Sebagian besar unit usaha tersebut bergerak di bidang industri makanan, disusul industri kerajinan dan usaha rumah makan/restoran. 

Selain itu, terdapat toko, kios, warung serba ada, serta berbagai aktivitas perdagangan lain yang menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa.

Meski sebagian pelaku UMKM telah menggunakan media sosial dan platform e-commerce, pemanfaatannya belum sepenuhnya optimal. 

Program Studi Bisnis Digital, Jurusan Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), Kalsel saat melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam kegiatan pelatihan bertajuk “Penguatan kapasitas UMKM melalui adopsi Artificial Intelligence di era ekonomi digital" di Desa Bumijaya, Pelaihari, Tanah Laut pada 21 Agustus 2026. (ANTARA/HO-Poliban)

Sejumlah kendala yang dihadapi antara lain konten promosi yang belum konsisten, interaksi media sosial yang masih rendah, keterbatasan pemahaman mengenai strategi konten dan algoritma platform, serta belum optimalnya penggunaan fitur digital untuk mendorong pemesanan.

Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pelatihan mengenai literasi pemasaran digital, strategi pembuatan konten, penggunaan hashtag, penyusunan call-to-action, optimalisasi profil akun usaha, serta pemanfaatan AI untuk mencari ide konten dan menyusun caption promosi. 

Peserta juga diperkenalkan pada penyusunan kalender konten sederhana agar aktivitas promosi dapat dilakukan secara lebih terencana dan konsisten.

Pada sesi praktik, pelaku UMKM mencoba mengembangkan gagasan konten berdasarkan produk usaha masing-masing, mulai dari produk makanan, kerajinan, hingga usaha kuliner. 

Tim pelaksana mendampingi peserta dalam menyusun caption promosi yang lebih persuasif, menyesuaikan hasil AI dengan ciri khas produk lokal, serta menempatkan informasi kontak dan tautan pemesanan secara lebih jelas.

Ketua tim pelaksana, Hairul Anwar, S.Kom., M.M., menjelaskan bahwa AI diperkenalkan sebagai alat bantu, bukan pengganti kreativitas dan identitas usaha pelaku UMKM. “AI dapat membantu pelaku usaha menemukan ide promosi dan menyusun konten lebih cepat. 

Namun, hasilnya tetap perlu diperiksa, disunting, dan disesuaikan dengan produk serta bahasa pelanggan agar komunikasi pemasarannya tetap autentik,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung melalui metode pemaparan materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan pendampingan. 

Peserta menunjukkan antusiasme dalam mempelajari penggunaan AI untuk mendukung promosi produk. Hasil awal kegiatan meliputi terselenggaranya pelatihan dan pendampingan, tersedianya materi kegiatan, dokumentasi, rancangan konten promosi, serta kalender konten sederhana yang dapat dikembangkan oleh peserta.

Program Studi Bisnis Digital, Jurusan Administrasi Bisnis, Politeknik Negeri Banjarmasin (Poliban), Kalsel saat melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dalam kegiatan pelatihan bertajuk “Penguatan kapasitas UMKM melalui adopsi Artificial Intelligence di era ekonomi digital" di Desa Bumijaya, Pelaihari, Tanah Laut pada 21 Agustus 2026. (ANTARA/HO-Poliban)

Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 tentang Tanpa Kemiskinan, SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penguatan kapasitas digital diharapkan dapat membuka peluang perluasan pasar dan meningkatkan daya saing UMKM Desa Bumijaya secara bertahap.

Ke depan, tim Program Studi Bisnis Digital Poliban akan melakukan pendampingan lanjutan untuk mendorong peserta menerapkan hasil pelatihan secara konsisten.

Pendampingan tersebut meliputi pemantauan unggahan konten, perbaikan profil media sosial, penggunaan caption promosi, penguatan tautan pemesanan, serta evaluasi kebutuhan lanjutan pelaku UMKM.
 



Pewarta: Sukarli
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026