Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan menggelar doa bersama lintas agama untuk menyambut hari jadi (harjad) ke-500 kota setempat pada 24 September 2026.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar di Banjarmasin, Minggu, menyampaikan, doa bersama lintas agama, yakni enam agama yang diakui negara, yakni, Islam, Budha, Hindu, Kristen Katolik, Kristen Protestan dan Konghucu sebagai wujud kerukunan dan toleransi antarumat beragama di kota ini hingga usia 500 tahun.
"Doa bersama lintas agama menjadi bagian utama dalam rangkaian kegiatan harjad tahun ini," paparnya.
Selain doa bersama, kegiatan juga diisi dengan aksi solidaritas berupa penggalangan dana bagi korban bencana. Sejumlah kegiatan lainnya turut digelar, seperti jalan santai, donor darah, serta pemeriksaan kesehatan gratis.
Tezar menyebut seluruh rangkaian tersebut dikemas dalam satu kegiatan bersama untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus menunjukkan kehidupan masyarakat Banjarmasin yang harmonis dan menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama.
“Semua ini dikemas dalam satu acara, yang diinginkan Wali Kota dan seluruh pelaksana, agar dapat dilaksanakan bersama-sama. Ini menunjukkan bahwa Kota Banjarmasin sangat harmonis dan memiliki toleransi beragama yang sangat tinggi,” jelasnya.
Ia berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, tidak hanya melalui penguatan kerukunan, tetapi juga lewat kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan dalam kesempatan tersebut.
“Semoga dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Banjarmasin secara umum dan masyarakat luas pada umumnya,” ujar Tezar.
Pemkot Banjarmasin pada harjad 2026 ini meniadakan penyelenggaraan hiburan atau pesta dan kemeriahan setelah mempertimbangkan kondisi yang tengah dihadapi masyarakat, mulai dari musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengakibatkan kabut asap yang gangguan kualitas udara juga kesehatan.
Selain itu juga, terkait musibah kemarau panjang hingga mengakibatkan kekeringan serta persoalan ketersediaan air bersih. Demikian juga terjadi musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 yang masih menyisakan keluarga yang menunggu kabar orang-orang terdekat mereka belum ditemukan.
Pewarta: SukarliEditor : Imam Hanafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.