Kotabaru, Kalsel (ANTARA) - Bupati Kotabaru, Kalimantan Selatan H Muhammad Rusli meninjau lokasi rencana pembangunan jalan akses menuju Jembatan Pulau Laut-Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu di Tanjung Serdang Kecamatan Pulau Laut Tengah (sekitar 40 km dari ibukota Kotabaru).  

Muhammad Rusli mengatakan, perencaan jalan ini sudah disosialisasikan kepada Kepala Desa dan Ketua Rukun Tentangga (RT) di wilayah itu, lahan mana saja yang nantinya akan dibebaskan untuk keperluan jalan tersebut.

"Saya berharap ke depanya, Kotabaru ini menjadi daerah yang banyak dikunjungi masayarakat dari luar untuk melihat dan menikmati wisata yang ada di "Bumi Saijaan"," katanya di Kotabaru, Kamis.

Baca juga: Kejati Kalsel pulihkan keuangan negara Rp7,06 miliar di insiden Jembatan Pulau Laut

Dia menjelaskan, Kecamatan Pulau Laut Tengah ini adalah sebagai pintu gerbangnya jika tujuan masuk ke kota maupun ke daerah pesisir kepulauan. 

Dengan adanya jalan tembus ini masyarakat tidak akan terjadi hambatan lalulintas di wilayah Kawasan Tanjung Serdang.

Rencana pembangunan jalan menuju jembatan ini akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan dengan dimulai pengukuran lahan untuk jalan.

"Kalau saat pengerjaan jalan ada tanah masyarakat yang terpakai, pemerintah daerah akan menghitung berapa biaya yang diminta oleh warga," ujarnya.

Selain melakukan peninjauan, bupati juga membuka tanya jawab kepada beberapa masyarakat  terkait rencana pembangunan jalan.

Jalan tembus Tanjung Serdang ini nantinya difungsikan untuk mengurai kepadatan lalu lintas jika jembatan penghubung Pulau Laut dengan Daratan Kalimantan rampung 2028. 

Baca juga: DPRD Tanah Bumbu monitoring pembangunan jembatan Pulau Laut



Pewarta: Ahmad Nurahsin Q
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026