Tanjung (ANTARA) - PT Adaro Indonesia menyalurkan bantuan 50 peralatan pemadam berupa mesin pompa air jinjing (portable fire pump) dan pompa alkon kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan
untuk membantu petugas menjangkau lokasi karhutla yang sulit diakses.

Government Relations Department Head PT Adaro Indonesia, M Antoni Kurniawan mengatakan dengan bentuk  lebih ringkas dan mudah dibawa, mesin pompa jinjing dapat mendukung mobilitas petugas  melakukan pemadaman di berbagai kondisi medan.

"Diperlukan peralatan yang bisa mobile dan lebih ringan untuk mengakses area karhutla yang sulit dijangkau dengan peralatan pemadam yang besar," jelas Antoni dalam rilis yang disampaikan YABN, Kamis (3/9).

Antoni menambahkan  pemilihan jenis peralatan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan, khususnya untuk menjangkau area yang sulit diakses.

Sebelumnya penyerahan bantuan pompa kepada Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Fathimatuzzahra dan Plt Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Selatan Endarto di posko tanggap bencana pada   Agustus 2026.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra menyampaikan  bantuan tersebut dapat membantu tim dalam penanganan karhutla.

"Peralatan tersebut akan langsung digunakan oleh tim di lapangan," jelasnya.

Baca juga: Dishut Kalsel dapat bantuan 50 mesin tangani karhutla di hutan lindung

Kemampuan mesin pompa jinjing yang lebih ringan dan mudah dipindahkan diharapkan dapat mendukung proses pemadaman di berbagai kondisi medan.

 Peralatan tersebut juga memudahkan petugas untuk menjangkau titik-titik karhutla yang sulit diakses dengan peralatan pemadam berukuran besar.

Hal ini menjadi penting terutama dalam penanganan karhutla di lahan gambut yang membutuhkan pembasahan secara intensif dan berulang untuk memastikan bara api di bawah permukaan benar-benar padam.

Sementara itu, pompa alkon turut mendukung kebutuhan pemadaman di lapangan.

Bantuan peralatan tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan penanganan karhutla di Kalimantan Selatan dan mencegah meluasnya dampak karhutla serta kabut asap yang berpotensi merugikan masyarakat di wilayah terdampak.

Baca juga: Adaro-Alamtri dan YABN berikan pelatihan intervensi gizi bagi pelaku teknis



Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Imam Hanafi

COPYRIGHT © ANTARA 2026