Bantuan logistik ini bentuk kepedulian kami terhadap relawan yang telah berjuang memadamkan api,"
Banjarbaru (ANTARA) - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) membantu logistik para relawan yang berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Banjarbaru, khususnya area lahan terbakar di ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor.
"Bantuan logistik ini bentuk kepedulian kami terhadap relawan yang telah berjuang memadamkan api," kata Kepala Kejati Kalsel Sukarman Sumarinton, Rabu.
Dia mengatakan peran relawan sangat vital dalam penanggulangan karhutla di musim kemarau saat ini.
Kelompok masyarakat itu pun bergerak atas inisiatif sendiri tanpa dukungan anggaran resmi.
Oleh karena itu, Sukarman menilai sudah sepantasnya para relawan mendapatkan perhatian agar mereka tetap semangat menjalankan pengabdiannya tanpa pamrih.
"Kami hadir hari ini mendukung sepenuhnya kerja relawan barisan pemadam kebakaran," ujarnya.
Bakti sosial berupa pemberian bantuan kepada para relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla di wilayah Kecamatan Landasan Ulin itu menjadi rangkaian Kejati Kalsel memperingati Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 tahun 2026.
Sukarman menegaskan komitmen jajarannya untuk terus hadir di tengah masyarakat, baik melalui pelaksanaan tugas penegakan hukum maupun kegiatan sosial dan kemanusiaan, sejalan dengan semangat mewujudkan Kejaksaan yang berintegritas, adil, humanis, serta semakin dipercaya masyarakat.
Peringatan Hari Lahir Kejaksaan RI ke-81 tahun 2026 mengusung tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis.”
Tema tersebut menjadi momentum bagi seluruh insan Adhyaksa untuk terus memperkuat integritas, profesionalitas, serta komitmen dalam menjalankan tugas dan kewenangan penegakan hukum yang berorientasi pada keadilan dan kepastian hukum.
Pewarta: FirmanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.