Barabai (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendorong Bank Sampah Berbasis Digital Ratikita.id di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk memperluas dampak pengelolaan sampah hingga tingkat desa.

"Hal ini penting agar perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah dapat diukur secara nyata," kata Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah KLH Hanifah Dwi Nirwana di Barabai, Jumat. 

Menurut Hanifah, meski Ratikita belum berhasil meraih Kalpataru tahun ini, akan tetapi gerakan yang diinisiasi Ratikita telah menunjukkan kontribusi positif dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan. 

“Harapan kami, Ratikita terus mengembangkan edukasi kepada masyarakat. Yang juga penting adalah menghadirkan pilot project di desa sehingga terlihat perubahan perilaku masyarakat sebelum dan sesudah program berjalan,” kata Hanifah.

Ia mengatakan, ketika masyarakat mulai memilah sampah secara mandiri dan membawanya ke tempat pengelolaan sampah di desa, maka tujuan utama dari gerakan tersebut telah tercapai.

Menurut Hanifah, inisiatif yang dibangun anak-anak muda melalui Ratikita.id menjadi contoh kolaborasi masyarakat yang patut diapresiasi.

“Kami dari Kementerian Lingkungan Hidup menyambut baik dan mengapresiasi upaya-upaya yang dilakukan masyarakat, apalagi diinisiasi anak-anak muda. Mudah-mudahan terus berkembang dan memberikan dampak besar bagi pengelolaan sampah di Hulu Sungai Tengah,” ujarnya.

Direktur Ratikita.id Muliyadi Saputra, mengatakan kunjungan tersebut menjadi penyemangat bagi komunitas yang telah mengembangkan pengelolaan sampah berbasis digital selama hampir enam tahun.

Menurutnya, keberhasilan Ratikita.id masuk tujuh besar nominasi Kalpataru Nasional bukan sekadar pencapaian penghargaan, tetapi menjadi pengakuan terhadap inovasi yang dibangun dari daerah.

“Bagi kami ini bukan akhir, tetapi titik awal. Yang terpenting adalah bagaimana gerakan ini terus memberi dampak nyata bagi lingkungan,” kata Muliyadi.

Ia menambahkan, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi masyarakat, nasabah bank sampah, mitra, serta dukungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kunjungan itu, Hanifah didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup HST Mursyidi, beserta jajaran. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana santai sambil membahas penguatan ekosistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Hulu Sungai Tengah.



Pewarta: Muhammad Hidayatullah
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026