Banjarmasin (ANTARA) - Ketua DPRD Kalimantan Selatan (Kalael) H Supian HK menginginkan segera solusi permasalahan peternak unggas di provinsinya yang kini berpenduduk lebih empat juta jiwa tersebar pada 13 kabupaten/kota.

"Kami tidak ingin persoalan yang peternak hadapi berlarut-larut," ujar Supian HK saat menerima audiensi Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia atau Pinsar Kalsel, Rabu siang. 

Oleh sebab itu, dalam waktu dekat, DPRD Kalsel akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan; Dinas Peternakan, Perdagangan, Karantina, Bulog dan seluruh asosiasi peternak sebagai tindaklanjut audiensi Pinsar Kalsel. 

Baca juga: DPRD Kalsel dorong penguatan peternakan untuk dukung ketahanan pangan daerah

"RDP tersebut bertujuan mencari solusi konkret agar harga stabil, sehingga peternakan tidak terganggu lagi," ujarnya dengan didampingi Sekretaris Komisi II Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kalsel H Jahrian. 

Ia menerangkan, dalam RDP nanti ada dua fokus utama yang akan menjadi pembahasan, di antaranya stabilisasi harga ayam dan telur agar tidak merugikan peternak maupun konsumen dan penguatan koordinasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan stakeholder terkait.

“Kami di DPRD siap mengawal melalui fungsi anggaran dan pengawasan. Jika sektor perunggasan ini terganggu, maka dampaknya akan ke harga pangan dan daya beli masyarakat Banua. Karena itu kita harus segera ambil langkah bersama,” pungkas Supian HK.



Pewarta: Syamsuddin Hasan
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026