Amuntai (ANTARA) - Terletak di ujung barat daya Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan dan dikelilingi sungai, Kecamatan Paminggir menjadi salah satu wilayah dengan akses transportasi yang bergantung sepenuhnya pada jalur air.
Kondisi tersebut membuat masyarakat harus menempuh perjalanan panjang setiap kali membutuhkan layanan kesehatan lanjutan, termasuk pemeriksaan mata.
Selama ini, masyarakat Paminggir yang membutuhkan pelayanan di rumah sakit, harus menyeberang sekitar satu jam menuju Pelabuhan Danau Panggang, kemudian melanjutkan perjalanan darat sejauh kurang lebih 20 kilometer menuju Kota Amuntai.
Perjalanan serupa juga ditempuh tim CSR PT Adaro Indonesia bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara saat meninjau sekaligus meresmikan Vision Center di Puskesmas Paminggir, Selasa (6/7/2026).
Baca juga: Syarif termotivasi mengenali potensi diri lewat pelatihan Career Readiness IBFL
Fasilitas tersebut menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan mata yang terintegrasi dengan pelayanan Puskesmas Paminggir, sehingga masyarakat tidak lagi harus selalu bepergian jauh untuk memperoleh pemeriksaan awal.
Hadirnya Vision Center merupakan respons atas tingginya kebutuhan layanan kesehatan mata di wilayah Paminggir.
"Setiap tahun kami melaksanakan operasi katarak. Ketika kami mengolah data dari HSU, ternyata kebanyakan pasien berasal dari Paminggir," ujar CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Aan Nurhadi, Rabu.
Kondisi tersebut mendorong PT Adaro Indonesia bersama Dinas Kesehatan HSU menghadirkan layanan kesehatan mata yang lebih dekat dengan masyarakat.
Menurut Aan, konsep Vision Center telah lama diterapkan di sejumlah negara seperti India dan Bangladesh, terutama menjangkau masyarakat di wilayah dengan kepadatan penduduk tinggi maupun daerah yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.
Baca juga: Adaro Logistics Group--YABN perkuat kapasitas guru PAUD
Ia menjelaskan keberadaan Vision Center di Paminggir dilandasi prinsip pemerataan akses kesehatan.
Setelah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara, Paminggir dipilih sebagai lokasi karena merupakan wilayah terpencil yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan mata.
Vision Center menyediakan pemeriksaan refraksi untuk mengetahui kondisi rabun jauh, rabun dekat, astigmatisme (silinder), hingga memberikan rujukan apabila diperlukan penanganan lebih lanjut.
Seluruh pemeriksaan awal dapat diakses masyarakat secara gratis.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama operasional Vision Center.
Sebanyak 82 warga memanfaatkan layanan pemeriksaan mata agar dapat mengetahui kondisi penglihatannya sejak dini.
"Tak perlu periksa ke Danau Panggang, jadi (untuk pemeriksaan awal) cukup di sini," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara, Mochammad Yandi Friyadi.
Vision Center Paminggir menjadi yang pertama di Kalimantan yang terdaftar secara resmi di Kementerian Kesehatan.
Status tersebut membuat fasilitas ini memperoleh dukungan berupa 500 kacamata bagi anak-anak sekolah.
Pemeriksaan dilakukan menggunakan refraktometer untuk memperoleh diagnosis awal secara cepat sebelum dilanjutkan dengan pemeriksaan manual guna memastikan hasil yang lebih akurat.
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.