Rantau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, mulai menyiapkan calon peserta didik untuk program Sekolah Rakyat yang akan dibangun pemerintah pusat di Desa Baringin A, Kecamatan Candi Laras Selatan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tapin Syarifuddin mengatakan, proses persiapan dilakukan sejak dini agar kuota peserta didik dapat terpenuhi saat sekolah tersebut mulai beroperasi.

"Calon peserta didik yang disiapkan berasal dari keluarga kategori desil 1 atau sangat miskin dan desil 2 atau miskin sesuai kriteria program Sekolah Rakyat," ujarnya di Rantau, Kabupaten Tapin, Kamis.

Baca juga: Pemkab Tapin dan Kementerian PUPR tinjau aset tak terpakai untuk Sekolah Rakyat

Menurut Syarifuddin, Sekolah Rakyat di Kabupaten Tapin ditargetkan menampung sekitar 1.000 peserta didik dari keluarga kurang mampu sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan.

Ia menjelaskan, pembangunan sekolah rakyat direncanakan berdiri di atas lahan seluas 10,62 hektare yang telah disiapkan di Desa Baringin A.

"Pendataan calon siswa menjadi tahapan penting karena seluruh peserta didik harus berasal dari keluarga yang masuk dalam kelompok sasaran program pemerintah," katanya.

Baca juga: Pemkab Tapin minta dukungan ATR/BPN guna wujudkan sekolah rakyat

Dengan target 1.000 peserta didik, ucap Syarifuddin, Kabupaten Tapin menjadi salah satu daerah yang mulai mempersiapkan basis calon siswa sejak tahap awal pembangunan, guna memastikan sekolah rakyat dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat yang paling membutuhkan saat mulai beroperasi.

"Kehadiran fasilitas pendidikan inj diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi," katanya menambahkan.



Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026