Kita semua patut berbangga bahwa anak-anak berkebutuhan khusus ini mampu menorehkan prestasi gemilang,

Kandangan (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Suriani mengharapkan para atlet Pekan Olahraga Spesial Olimpik Daerah (PESODA) dari Kabupaten HSS dapat tampil maksimal, dan dapat memberikan prestasi terbaik.

Hal ini disampaikan wabup saat secara resmi melepas kontingen atlet PESODA Kabupaten HSS, Rabu, digelar di ruang kerja Wakil Bupati HSS.

"Pertahankan prestasi yang sudah ada, kita semua patut berbangga bahwa anak-anak berkebutuhan khusus ini mampu menorehkan prestasi gemilang. Ini menjadi bukti nyata dan gambaran bagi kita semua, bahwa mereka memiliki potensi besar yang sangat membanggakan," kata wabup.

Lebih lanjut, wabup berpesan agar seluruh atlet dan tim official selalu menjaga kesehatan serta kekompakan selama masa pertandingan.

Dan kepada para pendamping, wabup meminta agar terus memberikan dorongan motivasi agar kondisi psikologis para atlet tetap prima.

Baca juga: Atlet dayung HSS raih dua medali perunggu Walikota Cup Banjarmasin

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata HSS Dody Puriyandhani, menyampaikan kontingen HSS siap bertolak untuk mengikuti ajang PESODA tingkat Provinsi Kalsel 2026.

Dijelaskan dia, kompetisi ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 12 hingga 15 Juni 2026, dengan Kota Banjarbaru dan Martapura bertindak sebagai tuan rumah bersama.

"Kabupaten HSS mengirimkan sebanyak 10 atlet terbaik yang didampingi oleh enam pendamping. Mereka akan berlaga di tiga cabang perlombaan, yaitu atletik, renang, dan bocce," ujar Dody.

Dody juga optimis mengingat rekam jejak gemilang Kabupaten HSS pada ajang serupa. Selama dua tahun berturut-turut, yakni pada tahun 2024 dan 2025, kontingen PESODA HSS selalu sukses menyabet gelar Juara Umum di tingkat provinsi.

Di sela acara, Wakil Bupati menyempatkan diri berdialog mengenai kendala yang kerap dihadapi di lapangan.

Baca juga: Wabup HSS buka Liga Sepak Bola U-14 piala Bupati HSS 2026

Salah seorang guru pendamping dari SLB Kandangan mengungkapkan bahwa membina atlet berkebutuhan khusus memerlukan kesabaran dan perhatian yang ekstra.

Diungkapkannya faktor utama adalah kondisi psikis anak-anak cenderung tidak stabil dan mudah berubah, terkadang bisa saja mereka bisa merajuk atau marah, sehingga enggan bertanding saat jadwalnya tiba.

Mendengar hal tersebut, H. Suriani memberikan dukungan moral yang besar kepada para guru dan pendamping.

Suasana formal di ruang kerja pun seketika mencair dan berubah menjadi hangat saat wabup ikut bercanda dan berdialog langsung dengan para atlet, memicu tawa dan semangat baru bagi anak-anak yang akan berjuang mengharumkan nama daerah.

Turut hadir dalam pelepasan, Kepala Bidang Olahraga Disporapar, para guru pendamping dari SLB Kandangan dan SLB Nagara, serta jajaran official.



Pewarta: Fathurrahman
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026