Tanjung (ANTARA) - Pertamina Hulu Indonesia (PHI) melaksanakan Upskill Leadership Development bersama Pemerintah Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan dalam rangka pengembangan kompetensi kepemimpinan di "Bumi Saraba Kawa'" ini.
Manager Communication, Relations & CID (CRC) PT Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Donny Indrawan dalam pemaparannya menyebutkan, pemimpin saat ini harus bisa menginspirasi dan memotivasi untuk mencapai visi bersama dengan mendorong pengembangan diri.
"Pemimpin yang keren harus transformasional sekaligus bisa menginspirasi dan memotivasi timnya," jelas Donny saat mengisi materi kegiatan, Rabu (10/6/2026).
Ia menyebutkan, sebanyak 10 karakter pemimpin yang transformasional, diantaranya komunikasi jelas, fokus pada tugasnya, membiarkan semua orang berpendapat, bekerja untuk tim, memiliki sifat positif dan membuat orang tergerak, menghargai orang lain dan senang membangun relasi.
Sebaliknya, jika kompetensi kepemimpinan lemah berdampak pada organisasi atau tim yang tidak punya arah, kurangnya nilai (lack of value), tak ada keterlibatan (lack of engagment) hingga kurangnya kepercayaan.
Baca juga: Gerakan Pangan Murah menyasar masyarakat desa
Field Manager PEP Tanjung Field, Charlie Parmonangan Nainggolan menyatakan, kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi kepada Pemkab Tabalong atas kolaborasi, sinergi dan peran penting dalam mendukung operasional perusahaan minyak Hulu Migas.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan Pertamina Tanjung Field dan Pemkab Tabalong," jelas Charlie saat seremoni Upskill Leadership Development bersama Pemkab Tabalong.
Pada kesempatan yang sama PHI memberikan cinderamata kepada Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani yang diserahkan Dadang Soewargono selaku General Manager Pertamina Hulu Indonesia Regional 3 Zona 9.
Bupati Tabalong H Muhammad Noor Rifani menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi Pertamina atas kemajuan daerah dan meminta perbaikan infrastruktur jalan sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Sekitar jalan Hauling Pertamina kini berkembang menjadi permukiman sehingga muncul tuntutan masyarakat untuk perbaikan infrastruktur jalan," jelas Noor Rifani.
Baca juga: Program MBG Kecamatan Pugaan sasar 1.006 penerima manfaat
Pewarta: Herlina LasmiantiEditor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.