Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, meraih penghargaan nasional indeks daya saing daerah dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 2026.

Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Selasa menyatakan, penghargaan dari BRIN ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan kebijakan yang berbasis data dan kebutuhan masyarakat.

Penghargaan indeks daya saing daerah diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki produktivitas, kapasitas pembangunan ekonomi, serta daya saing yang unggul berdasarkan sejumlah indikator strategis.

Baca juga: Banjarmasin masuk 25 kota terbaik nasional Indeks Pembangunan Statistik

Penilaian dilakukan melalui empat komponen utama, yakni lingkungan pendukung, sumber daya manusia, pasar, dan ekosistem inovasi yang kemudian dijabarkan dalam 12 pilar daya saing.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa berbagai upaya pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin mulai dari penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Demikian juga pengembangan ekonomi daerah, hingga dukungan terhadap inovasi, mampu memberikan dampak positif terhadap daya saing kota.

Baca juga: Pemkot Banjarmasin raih tiga penghargaan pelayanan publik

"Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat perekonomian daerah, serta menciptakan iklim pembangunan yang semakin kompetitif dan inovatif," ujar Yamin.

Penghargaan indeks daya saing daerah juga menjadi indikator penting bagi daerah dalam mengevaluasi kebijakan pembangunan berbasis bukti (evidence-based policy).

"Sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap potensi dan prospek pembangunan Kota Banjarmasin di masa mendatang," ujar Yamin.



Pewarta: Sukarli
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026