Jangan sampai karena semangat membantu, justru mengabaikan aspek keselamatan yang sangat penting,
Kandangan (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Suriani mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan personel dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.
"Para petugas kebencanaan harus selalu mengedepankan kewaspadaan, kehati-hatian, serta mematuhi seluruh prosedur keselamatan kerja," kata dalam arahan apel di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSS, Kandangan, Senin.
Dia mengingatkan, ketika menjalankan tugas kemanusiaan, keselamatan diri sendiri, keselamatan tim, dan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.
Baca juga: Atlet dayung HSS raih dua medali perunggu Walikota Cup Banjarmasin
Jangan sampai, menurut wabup, karena semangat membantu, justru mengabaikan aspek keselamatan yang sangat penting.
Selain itu, pihaknya memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran BPBD atas dedikasi, kerja keras, dan keikhlasan yang selama ini ditunjukkan dalam melayani masyarakat, khususnya saat menghadapi berbagai situasi kebencanaan.
Dan tugas penanggulangan bencana bukan sekadar pekerjaan administratif, melainkan panggilan kemanusiaan yang membutuhkan keberanian, ketangguhan, serta kepedulian yang tinggi terhadap keselamatan masyarakat.
“Alhamdulillah, penanganan bencana di Kabupaten HSS selama ini berjalan cukup baik. Hal tersebut tentu tidak terlepas dari kerja sama, kesiapsiagaan, dan pengabdian seluruh jajaran BPBD. Namun demikian, capaian yang baik ini harus terus kita tingkatkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar wabup.
Baca juga: Wabup HSS buka Liga Sepak Bola U-14 piala Bupati HSS 2026
Ia menegaskan setiap tahapan penanggulangan bencana, mulai dari pra-bencana, tanggap darurat, hingga pasca-bencana, harus dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, untuk memastikan efektivitas penanganan di lapangan, hal tersebut juga penting dalam menjaga tata kelola administrasi dan keuangan yang akuntabel serta transparan.
“Dana yang digunakan dalam penanggulangan bencana merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan dengan baik. Pengelolaannya harus dilakukan secara profesional, tertib administrasi, dan benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Pewarta: FathurrahmanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.