Barabai (ANTARA) - Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel) Samsul Rizal menekankan integritas dan profesionalisme pegawai kepada ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) baru yang dilantik di wilayahnya. 

Hal itu disampaikannya usai prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah janji terhadap 124 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi pengadaan tahun 2024 yang kini resmi diangkat menjadi PNS di Lapangan Dwi Warna Barabai. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 71 orang merupakan perempuan dan 53 orang laki-laki yang akan bertugas di 33 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST). 

"Pengambilan sumpah dan janji PNS bukan sekadar formalitas administrasi kepegawaian, melainkan peneguhan komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara," kata Bupati Rizal di Barabai, Selasa. 

Lebih lanjut, pengambilan sumpah merupakan peneguhan komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.

Menurut Bupati, keberhasilan para CPNS melewati proses seleksi yang kompetitif hingga resmi menjadi PNS harus dibuktikan melalui kinerja nyata dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Menjadi PNS bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Kini saatnya membuktikan kepercayaan yang diberikan melalui kinerja yang nyata, disiplin yang tinggi, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Baca juga: Bupati HST beri penghargaan kepada 83 ASN yang memasuki masa pensiun

Sebelum diangkat menjadi PNS, seluruh CPNS formasi pengadaan tahun 2024 telah memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan pemerintah.

Mereka telah mengikuti dan lulus Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS, dinyatakan sehat jasmani dan rohani berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, serta memperoleh penilaian kinerja yang baik selama masa percobaan.

Bupati Rizal juga mengingatkan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin dinamis seiring perkembangan teknologi informasi, digitalisasi layanan pemerintahan, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Karena itu, para ASN yang baru dilantik diminta terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman.

“Birokrasi yang modern membutuhkan aparatur yang tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja cerdas dan inovatif. Tingkatkan kompetensi, kuasai teknologi, dan terus belajar mengikuti perkembangan zaman,” tegasnya.

Meski demikian, ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi harus tetap berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kehadiran teknologi, menurutnya, harus mampu mempercepat layanan, meningkatkan transparansi, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Selain itu, para PNS juga diminta menjunjung tinggi nilai-nilai ASN BerAKHLAK serta menjaga etika, disiplin, dan nama baik korps aparatur sipil negara.

Bupati Rizal menegaskan bahwa setiap posisi memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah sehingga para ASN harus memberikan pengabdian terbaik di mana pun ditempatkan.

“Tidak ada jabatan atau unit kerja yang lebih penting dari yang lain. Setiap posisi memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang religius, sejahtera, dan bermartabat,” ujarnya.



Pewarta: Muhammad Hidayatullah
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026