Selain memperluas wawasan internasional, program ini diharapkan menjadi sarana pertukaran budaya serta motivasi bagi mahasiswa ULM untuk lebih percaya diri dalam meraih peluang beasiswa internasional, khususnya di Jepang.
Banjarmasin (ANTARA) - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) terakreditasi Unggul mengirimkan sebanyak 18 mahasiswanya untuk mengikuti program student mobility atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Jepang.
"Mahasiswa ULM akan mengikuti serangkaian KKN yang dikoordinir Kitakyushu University, Jepang," kata Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Humas dan Sistem Informasi ULM Dr Yusuf Azis di Banjarmasin, Senin.
Dia menjelaskan program itu merupakan tindak lanjut dari kerja sama internasional antara ULM dan Kitakyushu University yang sebelumnya ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri bersama perwakilan Kitakyushu University.
Baca juga: ULM kerja sama Kanada perkuat pembelajaran pemrograman robotika
Kemudian penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara fakultas dan laboratorium terkait untuk memperkuat kolaborasi akademik antara ULM dan Kitakyushu University, universitas negeri terkemuka di wilayah Kyushu dengan fokus kuat pada studi lingkungan dan keberlanjutan.
Mahasiswa ULM akan mengikuti kegiatan KKN Internasional di Jepang selama 10 hari dilaksanakan pada 31 Mei hingga 9 Juni 2026.
Adapun peserta berasal dari berbagai fakultas, yakni FMIPA, Pertanian, Teknik, Kehutanan, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, FISIP, Ekonomi dan Bisnis, serta FKIP.
Ketua Mobilitas Kegiatan Belajar Terpadu (MKBT) ULM Dr Indira Fitriliyani menjelaskan pemilihan Kitakyushu University didasarkan pada relevansi daerah dengan fokus Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya bidang lingkungan.
Baca juga: ULM jalankan misi pengabdian internasional di Malaysia
Kitakyushu dikenal sebagai kota dengan pengelolaan berbasis zero waste (nol limbah), sehingga diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus membuka peluang kerja sama lebih lanjut terkait pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
“Ini sebagai upaya kita menemukan contoh dan kerja sama ke depan untuk pengelolaan zero waste di lingkungan ULM,” ujarnya.
Indira menambahkan, proses seleksi peserta telah dimulai sejak akhir 2025 melalui program kursus bahasa Inggris (English Course).
Setelah memperoleh sertifikat, mahasiswa mengikuti tahap pendaftaran pada Februari 2026 dan seleksi wawancara pada Maret 2026.
Baca juga: ULM-ISAT University Filipina kolaborasi lestarikan ekosistem mangrove
Selain memperluas wawasan internasional, program ini diharapkan menjadi sarana pertukaran budaya serta motivasi bagi mahasiswa ULM untuk lebih percaya diri dalam meraih peluang beasiswa internasional, khususnya di Jepang.
“KKN Jepang adalah upaya kita menjadikan ULM tidak hanya berdampak di tingkat regional, tetapi juga internasional,” tambahnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ULM kirim 18 mahasiswa KKN Internasional di Jepang
Pewarta: FirmanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.