metode ini mengandalkan tanam benih langsung dengan jarak tanam rapat, yang diklaim mampu menghasilkan efisiensi dan produktivitas tinggi dibandingkan metode konvensional.
Tanjung (ANTARA) - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan bersama Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKPPP) Kabupaten Tabalong menggelar tanam perdana program Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Desa Jaro, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong, Kamis (21/5).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, S.Kom., MM., didampingi unsur pimpinan Kementerian Pertanian dan jajaran pemerintah daerah.
Kepala BRMP Kalimantan Selatan Dr. Wahida Annisa Yusuf memaparkan secara singkat karakteristik metode PM-AAS.
Dia menjelaskan metode ini mengandalkan tanam benih langsung dengan jarak tanam rapat, yang diklaim mampu menghasilkan efisiensi dan produktivitas tinggi dibandingkan metode konvensional.
Baca juga: Bupati Tabalong optimalkan lahan rawa guna tingkatkan produksi padi
Sambutan tuan rumah disampaikan Kepala DKPPP Kabupaten Tabalong Fahrul Raji yang menguraikan gambaran umum perkembangan pembangunan pertanian di Tabalong.
Baca juga: Gapoktan Desa Ampukung panen perdana pertanian padi apung
Baca juga: Firman panen padi bersama RKI Jaro Tabalong
Sementara itu, Kementerian Pertanian hadir melalui Tenaga Ahli Menteri Bidang Percepatan Peningkatan Produksi Pertanian Prof Muhammad Arsyad yang secara simbolis menyerahkan bantuan benih padi Inpari 32 kepada kelompok tani pelaksana PM-AAS.
Dalam arahannya, Arsyad menegaskan PM-AAS merupakan program unggulan Menteri Pertanian, dan Kalimantan Selatan terpilih sebagai salah satu lokus pelaksanaan nasional.
Ia meminta penyuluh pertanian dan Petugas Pengamat Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) untuk mengawal program ini secara intensif.
Wakil Bupati Taufani Alkaf yang tampil sebagai keynote speaker menyatakan program PM-AAS sejalan dengan visi Kabupaten Tabalong sekaligus mendukung Asta Cita Presiden.
Ia memasang target ambisius: produktivitas lahan PM-AAS harus mencapai 10,2 ton per hektar.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyoroti sejumlah isu strategis di sektor pertanian, termasuk urgensi regenerasi petani dan ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan).
Ia mengingatkan petani untuk memanfaatkan program kredit bunga nol persen yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Tabalong sebagai stimulus bagi pelaku usaha tani di daerah.
Pewarta: FirmanEditor : Mahdani
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.